Tanpa Gelar Semusim, Real Madrid Dinilai Kehilangan Identitas oleh Luis Figo

Real Madrid
Luis Figo kritik Real Madrid. Foto: Instagram Real Madrid / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Legenda Real Madrid, Luis Figo mengaku merasa kecewa terhadap performa eks klubnya musim ini.

Menurutnya, musim tanpa gelar bagi Los Blancos dinilai sebagai kegagalan, apa pun alasannya.

Real Madrid dikabarkan bakal menyelesaikan musim ini tanpa satu pun trofi, serta berpeluang mengulang tren negatif itu untuk musim kedua secara beruntun.

Baca Juga:Real Madrid Perkasa di Eropa, Tetapi LaLiga Lebih Menyulitkan? Ini Kata Alvaro ArbeloaMasa Depan Tak Pasti di Barcelona, Marcus Rashford Didorong Merapat ke Arsenal

Kondisi itu tentu menjadi sorotan tajam, mengingat standar tinggi yang selalu dilekatkan pada klub raksasa Spanyol itu.

Luis Figo menyampaikan penilaian terhadap performa Real Madrid. Menurutnya klub sebesar Real Madrid, hasil akhir menjadi tumpuan segalanya. Saat tidak ada gelar yang dipetik, maka musim itu otomatis dinilai sebagai hasil yang buruk.

“Realitanya ini adalah musim yang buruk. Untuk Madrid, jika Anda tidak menang, maka itu selalu menjadi musim yang negatif. Ketika Anda tidak meraih trofi, itu berarti ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik,” kata Luis Figo.

Pernyataan itu menunjukkan atmosfer panasnya persaingan yang telah lama tertanam di tubuh Real Madrid.

Klub itu memang dikenal tak cuma membidik kemenangan, tetapi juga dominasi di berbagai ajang, baik domestik maupun Eropa.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian Luis Figo adalah perubahan pelatih di tengah musim.

Keputusan manajemen Real Madrid untuk mengganti Xabi Alonso dengan Alvaro Arbeloa dengan jeda beberapa bulan dinilai sebagai momen krusial yang berpengaruh pada stabilitas tim.

Baca Juga:Prediksi Brighton vs Chelsea: Ujian Berat The Blues untuk Bangkit di Premier LeagueDirektur Inter Milan Tutup Spekulasi, Alessandro Bastoni Dipastikan Tak Akan Pindah ke Barcelona 

Walau begitu, Luis Figo tidak sepenuhnya menyalahkan Alvaro Arbeloa. Dia menilai pelatih anyar itu belum memperoleh waktu yang cukup untuk membuktikan kapasitasnya.

Waktu Adaptasi dalam klub sebesar Real Madrid bukanlah hal gampang, apalagi di tengah tekanan tinggi serta ekspektasi besar.

“Saya rasa dia belum memiliki cukup waktu. Bahkan kita belum sempat benar-benar menganalisis masa kerjanya sejauh ini. Situasinya sangat rumit,” jelas Luis Figo.

Pergantian pelatih di tengah musim memang diibaratkan sebagai dua sisi mata uang yang berbeda.

Di satu sisi, hal itu dapat menjadi alternatif untuk mengubah arah tim. Akan tetapi di lain sisi, perubahan mendadak juga dapat berisiko mengganggu keseimbangan taktik serta mental pemain.

0 Komentar