Rakhmad Basuki menekankan bahwa mentalitas pemain menjadi faktor kunci dalam situasi seperti ini. Ia ingin anak asuhnya tetap percaya diri dan tidak kehilangan semangat juang.
“Di sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Kami akan terus berjuang sampai akhir,” tegasnya.
Dengan kondisi klasemen yang sangat ketat, setiap pertandingan ke depan akan menjadi laga hidup dan mati bagi Madura United. Jika mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan momentum, bukan tidak mungkin mereka bisa keluar dari jeratan degradasi dan mengamankan posisi di BRI Super League musim depan.
