RADARCIREBON.TV – Persaingan di papan bawah BRI Super League 2025/2026 semakin panas dan menegangkan. Enam pekan tersisa akan menjadi penentuan nasib bagi klub-klub yang masih terjebak di zona degradasi. Setiap poin kini menjadi sangat berharga, bahkan bisa menjadi pembeda antara bertahan di kasta tertinggi atau terlempar ke divisi bawah musim depan.
Di tengah tekanan yang semakin besar, Madura United memilih pendekatan berbeda. Alih-alih memantau hasil pertandingan tim lain, Laskar Sape Kerrap justru memilih fokus penuh pada performa mereka sendiri. Sikap ini diambil demi menjaga konsistensi dan mentalitas tim dalam menghadapi sisa kompetisi yang penuh tekanan.
Madura United kembali masuk ke zona degradasi setelah Persis Solo berhasil meraih kemenangan penting atas Bhayangkara FC pada Kamis (23/4/2026). Hasil tersebut membuat Madura United kini terpaut satu poin dari zona aman, situasi yang tentu tidak ideal jelang akhir musim.
Baca Juga:Jadwal & Prediksi Madura United vs Dewa United: Live di Indosiar Duel Krusial Penentuan Nasib di KlasemenKejutan di Surabaya: Madura United Bungkam Persebaya 2-1, Asa Bajul Ijo Kian Menjauh
Meski demikian, pelatih caretaker Rakhmad Basuki menegaskan bahwa timnya tidak ingin terpengaruh oleh hasil pertandingan klub lain. Ia menilai nasib Madura United sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
“Kami tidak peduli dengan hasil tim lain, kami hanya fokus pada tim sendiri. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa membawa hasil terbaik di akhir musim,” ujarnya.
Kabar positif datang jelang laga krusial melawan Dewa United yang akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan. Beberapa pemain kunci yang sebelumnya mengalami cedera kini sudah kembali berlatih bersama tim. Nama-nama seperti Pedro Monteiro dan Lulinha dipastikan dalam kondisi yang semakin membaik.
Kembalinya para pemain inti ini menjadi angin segar bagi Madura United, mengingat mereka membutuhkan kekuatan penuh untuk menghadapi laga-laga penting ke depan. Tim pelatih juga memastikan kondisi fisik para pemain terus dipantau agar tetap optimal saat pertandingan.
Selain itu, persiapan tim disebut berjalan dengan cukup baik. Fokus latihan kini diarahkan pada menjaga kebugaran pemain serta mempertahankan performa yang mulai menunjukkan peningkatan dalam beberapa laga terakhir.
Kepercayaan diri tim juga tengah meningkat setelah berhasil meraih dua kemenangan beruntun di Derbi Jawa Timur, yakni saat menghadapi Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Hasil positif tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan di sisa musim.
