Sejumlah jamaah calon haji di Kabupaten Cirebon memilih menjalani persiapan ibadah haji secara mandiri. Tanpa mengikuti kelompok bimbingan haji resmi, mereka melakukan pelatihan atau manasik secara swadaya.
Jamaah haji mandiri menjadi salah satu pilihan bagi sebagian masyarakat dalam menjalankan ibadah ke tanah suci. Mereka menyiapkan segala kebutuhan secara swadaya dan berbasis kelompok.
Salah satu jamaah, Ahmad Syathori, mengaku keputusan berangkat mandiri diambil setelah mendapat dukungan dari rekan-rekannya. Menurutnya, persiapan dilakukan dengan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antar jamaah. Meski tanpa bimbingan resmi, kelompok mandiri tetap dapat berjalan solid.
Baca Juga:Serah Terima Aset Perumahan Ke Pemerintah Masih Rendah – VideoDPKPP Ancam Akan Berikan Sanksi Kepada Developer Bandel – Video
Perbedaan utama dengan kelompok bimbingan haji terletak pada inisiatif dan pengelolaan kegiatan yang dilakukan secara mandiri. Sementara itu, petugas pelaksana haji menegaskan seluruh jamaah tetap akan mendapatkan pendampingan saat pelaksanaan ibadah.
Petugas terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan serta petugas lain yang siap memberikan layanan. Meski berbeda dalam persiapan, seluruh jamaah memiliki tujuan yang sama yaitu menjalankan ibadah haji dan meraih haji mabrur.