RADARCIREBON.TV – Persija Jakarta berhasil memecah kebuntuan saat menghadapi Persis Solo dalam lanjutan Super League 2025/2026. Hingga pertengahan babak kedua, Macan Kemayoran untuk sementara unggul 1-0 lewat gol yang dicetak Allano pada menit ke-52.
Pertandingan berjalan cukup ketat sejak awal. Pada babak pertama, kedua tim sama-sama tampil disiplin dan berhati-hati dalam membangun serangan. Persija mencoba mengambil inisiatif permainan dengan penguasaan bola yang lebih dominan, namun rapatnya lini pertahanan Persis membuat peluang-peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Persis Solo sendiri tidak hanya bertahan. Tim tamu sesekali melancarkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan lini belakang Persija. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Baca Juga:Babak pertama Persija vs Persis berakhir tanpa gol, duel masih terbukaLink live streaming Persija vs Persis besok malam, duel panas di GBK kick-off WIB
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Persija tampil lebih agresif dengan mencoba menekan sejak menit awal. Perubahan ritme permainan ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-52. Melalui skema serangan yang rapi, bola berhasil dikirim ke dalam kotak penalti dan disambut dengan baik oleh Allano.
Pemain asal Brasil tersebut menunjukkan ketenangan dalam menyelesaikan peluang. Dengan sepakan terarah, ia sukses menaklukkan kiper Persis Solo dan membawa Persija unggul 1-0. Gol ini langsung disambut sorak sorai pendukung tuan rumah yang memenuhi stadion.
Setelah tertinggal, Persis Solo mulai meningkatkan intensitas serangan. Laskar Sambernyawa mencoba keluar dari tekanan dan lebih berani memainkan bola ke depan. Mereka beberapa kali mengancam melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan di sisi sayap, namun belum mampu menembus solidnya pertahanan Persija.
Di sisi lain, Persija tidak menurunkan tempo permainan. Mereka tetap berusaha menekan dan mencari peluang untuk menambah keunggulan. Serangan-serangan yang dibangun terlihat lebih variatif, baik melalui tengah maupun sisi lapangan.
Memasuki pertengahan hingga akhir babak kedua, pertandingan semakin berjalan terbuka. Kedua tim saling jual beli serangan dengan intensitas tinggi. Duel di lini tengah menjadi kunci, di mana kedua tim berusaha menguasai permainan dan menciptakan peluang.
Persija memiliki keuntungan secara mental setelah unggul lebih dulu, namun mereka tetap harus waspada terhadap serangan balik cepat Persis. Sementara itu, Persis Solo masih memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan jika mampu memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
