RADARCIREBON.TV- Salah satu laga yang paling dinantikan di Matchday 1 Grup H akan mempertemukan Timnas Arab Saudi kontra Uruguay. Duel sengit ini bakal digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Selasa, 16 Juni 2026, jam 05.00 WIB. Bagi Anda yang ingin menonton, laga ini akan disiarkan langsung melalui TVRI dan TVRI Sport.
Baik Arab Saudi maupun Uruguay tentu sama-sama mengincar start mulus demi mengamankan modal penting di fase grup. Di atas kertas, Uruguay yang dihuni bintang Eropa memang lebih diunggulkan. Namun, Arab Saudi yang kerap membuat kejutan di turnamen besar jelas tidak bisa dipandang sebelah mata.
Arab Saudi Cari Stabilitas di Bawah Asuhan Georgios Donis
Perjalanan Green Falcons menuju putaran final kali ini terbilang penuh drama. Bayangkan saja, dalam satu siklus Piala Dunia, kursi kepelatihan mereka sempat bergonta-ganti layaknya rollercoaster. Mulai dari Roberto Mancini, lalu kembali ke pelukan Herve Renard, hingga akhirnya kini kemudi tim dipegang oleh taktik pelatih asal Yunani, Georgios Donis.
Baca Juga:Ragnar Oratmangoen Tinggalkan FCV Dender, Persija Jakarta atau Kembali ke Belanda?Hasil Klasemen ARRC AP250 2026 Usai Race 1 Motegi: Rheza Danica Tempel Ketat Pemuncak
Donis sendiri masuk pada April lalu setelah Arab Saudi babak belur dihajar Mesir 0-4 dan keok 1-2 dari Serbia. Untungnya, tangan dingin Donis perlahan membawa dampak positif.
Dalam rangkaian laga uji coba, organisasi pertahanan Arab Saudi terlihat jauh lebih solid. Walau sempat kalah tipis 1-2 dari Ekuador, mereka sukses mencukur Puerto Rico 3-0 dan menahan imbang tim kuat Senegal tanpa gol.
Uruguay yang Segar tapi Minim Pemanasan
Di kubu seberang, Uruguay datang bersama sang pelatih nyentrik, Marcelo Bielsa. Seperti biasa, Bielsa selalu identik dengan permainan agresif, pressing ketat, dan intensitas tinggi. Masalahnya, performa La Celeste belakangan ini agak angin-anginan.
Tahun ini, mereka membuka laga dengan hasil imbang 1-1 kontra Inggris di Wembley, disusul skor kacamata alias 0-0 melawan Aljazair. Menariknya, Uruguay memilih untuk tidak mengambil laga persahabatan tambahan menjelang putaran final.
Keputusan ini bak pisau bermata dua. Di satu sisi, fisik Federico Valverde dan kawan-kawan bakal jauh lebih segar. Namun di sisi lain, absennya laga pemanasan berisiko membuat mereka telat panas dan kehilangan ritme kompetisi di laga pembuka nanti.
