Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Taman Parkir Sumber, Kabupaten Cirebon, menuai tanggapan dari para pedagang shelter. Mereka khawatir, kehadiran koperasi akan berdampak pada penurunan pendapatan, karena menjual produk serupa.
Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Taman Parkir Sumber, Kabupaten Cirebon, menuai tanggapan dari para pedagang shelter. Mereka khawatir, kehadiran koperasi akan berdampak pada penurunan pendapatan, karena menjual produk serupa.
Pasalnya, hingga saat ini sejumlah pedagang yang berjualan di shelter Taman Parkir Sumber mengaku masih sepi dari pengunjung. Sehingga rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di lokasi Taman Parkir dinilai menambah kekhawatiran baru.
Baca Juga:Sidang Pleno Lanjutan Muscablub di Bandung Tetapkan Ketua Baru – VideoSapi Kurban di Peternakan Mandiri Desa Matangaji Laris Manis – Video
Para pedagang menilai, koperasi tersebut akan menjual produk-produk yang mirip dengan dagangan mereka, seperti minuman dan makanan ringan. Hal ini ditakutkan akan memicu persaingan langsung.
Salah satu pedagang, Sakur, mengaku khawatir jika koperasi tersebut beroperasi seperti minimarket modern.
Menurut Sakur, saat ini saja jumlah pembeli masih terbatas pada waktu-waktu tertentu. Ia menyebut, keramaian baru terlihat sekitar pukul empat sore, sementara pagi hingga siang hari cenderung sepi.
Meski menyimpan kekhawatiran, para pedagang menegaskan tetap mendukung program pemerintah. Terutama jika program tersebut mampu meningkatkan daya tarik kawasan Taman Parkir Sumber.