Permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. DPRD menilai, penanganan sampah membutuhkan langkah bertahap serta kolaborasi lintas sektor.
Permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. DPRD menilai, penanganan sampah membutuhkan langkah bertahap serta kolaborasi lintas sektor.
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon menyikapi persoalan sampah yang dinilai masih terjadi dari tahun ke tahun. Anggota Komisi III, Supriyadi, menyebut penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan memerlukan proses berkelanjutan, dan keterlibatan berbagai pihak.
Baca Juga:Sidang Pleno Lanjutan Muscablub di Bandung Tetapkan Ketua Baru – VideoSapi Kurban di Peternakan Mandiri Desa Matangaji Laris Manis – Video
Menurutnya, peran pemerintah desa sangat penting dalam mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Hal ini dinilai krusial untuk menekan munculnya titik-titik sampah liar, yang kini masih banyak ditemukan di sejumlah wilayah.
Selain itu, DPRD juga telah mendorong dinas terkait untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, termasuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga, seperti sektor swasta, guna mendukung penanganan yang lebih optimal.
DPRD Kabupaten Cirebon berharap, melalui upaya kolaboratif tersebut, volume sampah di Kabupaten Cirebon dapat berangsur berkurang. Edukasi kepada masyarakat pun terus digencarkan, sebagai solusi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.