RADARCIREBON.TV – Duel klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali menjadi sorotan menjelang pertemuan keduanya pada 10 Mei 2026. Laga yang kerap disebut sebagai El Clasico Indonesia ini dipastikan kembali menyajikan tensi tinggi, baik di dalam maupun di luar lapangan. Rivalitas panjang kedua tim memang selalu menghadirkan atmosfer berbeda, sehingga berbagai langkah antisipasi mulai disiapkan oleh PSSI demi menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut diprediksi akan menjadi salah satu laga paling panas pada musim ini. Seperti diketahui, rivalitas antara Persija dan Persib telah berlangsung selama puluhan tahun dan sering diwarnai tekanan besar, baik bagi pemain maupun perangkat pertandingan.
Melihat potensi panasnya laga, PSSI dikabarkan mengambil langkah strategis dengan mempertimbangkan penggunaan wasit asing, khususnya dari kawasan Timur Tengah. Keputusan ini bukan tanpa alasan, mengingat duel kedua tim sering kali menghadirkan kontroversi terkait kepemimpinan wasit. Dengan menghadirkan pengadil dari luar negeri, diharapkan pertandingan dapat berjalan lebih objektif dan minim polemik.
Baca Juga:Daftar Pemain Timnas Indonesia Bocor! Ini Skuad Sementara Pilihan John Herdman untuk AFF 2026Pesan Keras di Balik Banner 'Shut Up KDM' di Stadion GBLA, Sinyal Tegas Bobotoh Tolak Politisasi Persib
Sebelumnya, penggunaan wasit asing memang sudah beberapa kali dilakukan dalam laga besar di kompetisi domestik. Bahkan, pada pertemuan sebelumnya di musim yang sama, PSSI sempat menunjuk wasit internasional untuk memimpin laga Persib kontra Persija demi menjaga kualitas pertandingan.
Ketua dan jajaran Komite Wasit PSSI menilai bahwa pertandingan dengan risiko tinggi seperti Persija vs Persib membutuhkan sosok wasit yang memiliki pengalaman internasional dan mampu mengendalikan tekanan. Hal ini menjadi penting karena laga tersebut tidak hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi juga menyangkut gengsi besar dua klub dengan basis suporter masif.
Selain itu, faktor teknologi seperti VAR juga menjadi perhatian serius. Penggunaan VAR diharapkan mampu membantu wasit dalam mengambil keputusan krusial, sehingga mengurangi potensi kesalahan yang dapat memicu ketegangan di lapangan.
Di sisi lain, pelatih dan pemain dari kedua tim juga berharap agar kepemimpinan wasit berjalan adil dan tidak menjadi sumber masalah baru. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, pelatih Persija menegaskan pentingnya kualitas pengadil pertandingan agar laga bisa berlangsung sportif tanpa gangguan kontroversi.
