Tapi karena kalah head-to-head, posisi mereka tetap sedikit di bawah Persib kalau poinnya sama. Jadi Borneo wajib tampil sempurna sambil berharap Persib terpeleset.
Sementara itu, Persija Jakarta posisinya lebih tricky. Poin maksimal mereka cuma bisa sampai 74. Artinya, peluang juara mereka sangat bergantung pada hasil buruk Persib dan Borneo. Tapi justru di situ menariknya. Sebagai “underdog”, Persija bisa main lebih lepas tanpa tekanan besar, dan bukan nggak mungkin jadi pengganggu serius di papan atas.
Menjelang akhir musim, semua bakal ditentukan dari detail kecil. Persib lagi dalam tren positif, tapi mereka masih harus melewati laga berat, terutama saat tandang lawan Persija dan PSM Makassar. Dua pertandingan itu bisa jadi penentu sebenarnya.
Baca Juga:Rizky Ridho Siap Cabut dari Persija? Sinyal Abroad Makin Kuat, Eropa Jadi Tujuan!Media Vietnam Soroti Skuad Timnas Indonesia: Tanpa Bintang Eropa, Herdman Andalkan Pemain Lokal untuk AFF 2026
Jadi, perebutan gelar musim ini belum bisa ditebak. Persib memang di depan, Borneo terus nempel ketat, dan Persija diam-diam mengintai. Satu hasil buruk saja bisa langsung mengubah segalanya. Jadi, siap-siap saja karena drama juara kemungkinan bakal berlanjut sampai pertandingan terakhir.
