Media Vietnam Soroti Skuad Timnas Indonesia: Tanpa Bintang Eropa, Herdman Andalkan Pemain Lokal untuk AFF 2026

foto
dok. timnas indonesia
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Media Vietnam, Soha, lagi-lagi ikut menyoroti perkembangan terbaru Timnas Indonesia. Kali ini yang jadi bahan pembahasan adalah daftar pemain yang dipanggil untuk persiapan FIFA Matchday Juni 2026 dan juga Piala AFF 2026.

Yang bikin cukup ramai, daftar pemain yang dirilis ini justru nggak diisi banyak nama-nama besar yang selama ini identik dengan skuad Garuda, terutama mereka yang main di liga-liga top Eropa. Sebaliknya, pelatih John Herdman malah lebih banyak ngasih kesempatan ke pemain yang merumput di kompetisi lokal seperti BRI Super League.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Indonesia memang lagi mulai fokus ke level Asia Tenggara, apalagi Piala AFF 2026 sudah di depan mata dan dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli sampai 26 Agustus 2026. Untuk persiapan, Herdman sudah memanggil 23 pemain buat ikut pemusatan latihan di Jakarta pada 26-30 Mei 2026.

Baca Juga:Bocoran Format FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Diuntungkan, Jalan ke Final Lebih Ringan?Megawati Masuk! Ini Daftar Lengkap 17 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk Turnamen Besar 2026

Yang cukup mengejutkan, nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Joey Pelupessy, hingga Emil Audero nggak masuk dalam daftar. Padahal biasanya mereka jadi tulang punggung tim.

Sebagai gantinya, Herdman lebih memilih pemain-pemain yang saat ini aktif bermain di Indonesia atau kawasan Asia Tenggara. Nama-nama seperti Nadeo Argawinata, Yakob Sayuri, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani tetap dipercaya. Menariknya, cuma satu pemain abroad yang dipanggil, yaitu Marselino Ferdinan.

Menurut ulasan Soha, langkah ini justru bisa jadi strategi yang cerdas. Dengan pemain yang lebih sering main bareng di liga domestik, chemistry tim bisa lebih cepat terbentuk. Selain itu, masalah klasik seperti telat gabung karena jadwal klub di Eropa juga bisa dihindari.

Memang, Herdman dihadapkan pada situasi yang cukup tricky. Soalnya, Piala AFF bukan bagian dari kalender resmi FIFA, jadi klub-klub Eropa nggak wajib melepas pemainnya. Ditambah lagi, periode Juli–Agustus itu biasanya dipakai klub buat pramusim. Jadi, realistis saja kalau pelatih lebih memilih pemain yang siap dan tersedia.

Di sisi lain, ini juga jadi peluang emas buat pemain lokal buat unjuk gigi. Mereka punya kesempatan membuktikan kualitas dan mental bertanding di level internasional. Siapa tahu, dari sini justru muncul bintang baru buat Timnas Indonesia ke depannya.

0 Komentar