Progres penawataan kawasan Sukalila mulai menampakkan hasilnya dengan mulai dipasangnya papar seng. Sejumlah pedagang yang dulu berjualaan di kawasan Sukalila berharap, penataan bisa merubah kawasan tersebut.
Penataan kawasan sungai Sukalila mulai terlihat pergerakannya. Namun di balik proses itu, ada harapan besar dari para pedagang kecil. Selama bertahun-tahun, kawasan ini menjadi tempat mencari nafkah, sekaligus menjadi saksi kondisi lingkungan yang kumuh dan semrawut.
Kini, saat penataan dimulai. Pekerja sol sepatu di kawasan Sukalila, Susanto, menaruh harapan agar kawasan ini benar-benar berubah. Susanto yang sudah 15 tahun berjualan di sekitar Sukalila menjadi salah satu yang merasakan langsung perubahan tersebut.
Baca Juga:Tasyakuran dan Peresmian Sekretariat KNPI Kota CirebonHUT Ke-25 Baznas Bertepatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon Ke-544 – Video
Ia mengatakan kawasan mulai dipagar sejak Jumat pekan lalu, pekerjaan berjalan setiap hari. Pagar seng terpasang dari arah perempatan jembatan PGC menuju TPS Sukalila di bagian hulu. Lalu dilanjutkan dari sisi sebaliknya.
Saat ini, bagian kiri dan kanan Sukalila sudah selesai dipagar, dan pekerjaan diprediksi akan berlanjut ke Kalibaru. Di saat bersamaan, satu unit alat berat mulai diturunkan ke hulu sungai.
Alat tersebut digunakan untuk memperbaiki tanggul yang rusak, sekaligus mendukung normalisasi aliran sungai.
Bagi Susanto, perubahan ini menjadi momen penting. Kawasan yang selama ini terlihat kumuh diharapkan berubah menjadi lebih bersih dan nyaman.
Lingkungan yang tertata dinilai akan memberikan dampak langsung. Tidak hanya bagi warga, tetapi juga bagi usaha kecil di sekitarnya.
Susanto berharap penataan tidak hanya sebagai proyek sementara, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata. Mereka juga berharap tetap diberi ruang untuk berusaha, mengingat kawasan ini sudah menjadi sumber penghidupan selama bertahun-tahun.
Penataan yang terarah dan terintegrasi dinilai menjadi kunci, kawasan sungai tidak hanya bersih, tetapi juga hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.