Sedangkan tim runner-up grup akan memainkan laga perebutan posisi ketiga. Dengan format tersebut, setiap negara hanya akan menjalani sekitar dua hingga empat pertandingan sepanjang turnamen.
Tak hanya hadiah utama yang menggiurkan, seluruh peserta juga dijamin menerima uang partisipasi sebesar 125 ribu dolar AS. Selain itu, FIFA menyiapkan bonus tambahan untuk setiap kemenangan maupun hasil imbang yang diperoleh selama kompetisi berlangsung.
Juara Divisi Satu akan mendapatkan hadiah utama sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp17,3 miliar. Adapun juara Divisi Dua memperoleh hadiah 300 ribu dolar AS. Jika ditotal bersama bonus runner-up dan peringkat ketiga, keseluruhan hadiah turnamen diperkirakan melampaui 4 juta dolar AS.
Baca Juga:Official Statement tentang Tuduhan Rasis untuk Marc Klok: Tuduhan Dibantah, Ini Penjelasan ResminyaLaga Persija Jakarta vs Persib Bandung Terancam Batal di SUGBK, Panpel Sampai Turun Tangan Lobi PSSI
Besarnya hadiah tersebut langsung dibandingkan dengan Piala AFF 2024 yang hanya memberikan sekitar 300 ribu dolar AS kepada tim juara. Perbedaan nilai hadiah yang sangat jauh membuat FIFA ASEAN Cup diprediksi bakal menjadi turnamen paling prestisius di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya sudah memperkenalkan rencana pembentukan turnamen ini pada KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur pada Oktober 2025. Kini, proyek tersebut mulai memasuki tahap realisasi dan detail resmi kompetisi dijadwalkan diumumkan paling lambat 1 Juni 2026.
