Banjir di Kendari Rendam Ratusan Rumah, Ribuan Warga Terdampak Akibat Luapan Sungai Wanggu

Bencana banjir kembali melanda wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
src-img : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bencana banjir kembali melanda wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kota Kendari, sedikitnya 657 rumah terendam dan hampir 2.985 jiwa terdampak akibat genangan yang tersebar di sejumlah titik permukiman.

Kondisi ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi memicu luapan sungai di beberapa wilayah kota.

15 Titik Banjir Tersebar di Kota Kendari

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menyebutkan bahwa banjir terjadi di sedikitnya 15 titik lokasi berbeda yang tersebar di beberapa kecamatan.

Baca Juga:Olivia Rodrigo Rayakan Rekor Spotify di Barcelona, Gelar Konser Eksklusif hingga Kenalkan Lagu BaruBanjir Bandang di Sidrap Sulawesi, Rumah dan Jembatan Hanyut Terseret Arus

Petugas masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan untuk memastikan kondisi warga terdampak.

Wilayah Terdampak Paling Parah

Sejumlah kawasan tercatat mengalami dampak cukup serius, terutama di wilayah permukiman padat penduduk.

Kelurahan Kambu

Di wilayah ini, banjir merendam:

  • 100 rumah di Jalan Mangkeray
  • 76 bangunan di Jalan Hidayatullah

Kelurahan Lepo-Lepo (Kecamatan Baruga)

Sebanyak 153 rumah di lima RT terendam akibat luapan Sungai Wanggu.

Kelurahan Baruga

Selain Lepo-Lepo, wilayah Baruga juga terdampak dengan:

  • 23 rumah terendam di RT 7, RT 8, dan RT 19

Banjir Meluas ke Kecamatan Lain

Genangan air tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi juga meluas ke beberapa kecamatan lain di Kota Kendari.

Kecamatan Poasia

  • Sebanyak 109 rumah di Jalan Kedondong dan Kampung Baru ikut terendam banjir.

Kecamatan Wua-Wua

Puluhan rumah di sembilan RT terdampak genangan air. Selain itu, 19 bangunan di Jalan La Ode Hadi, Lorong Veteran juga ikut terendam.

Kecamatan Kadia dan Abeli

BPBD juga mencatat adanya titik banjir di kedua kecamatan tersebut, dengan tiga lokasi terdampak di Abeli.

Dampak ke Lahan dan Infrastruktur

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sektor lain.

Baca Juga:BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 11 Mei 2026: 6 Wilayah Indonesia Siaga Hujan LebatPersib Bandung Masih Belum Aman, Nasib Juara Super League 2025/2026 Ditentukan Laga Borneo FC vs Bali United

  • 50 hektare lahan sawah di Kelurahan Baruga terendam
  • Sejumlah ruas jalan di Kota Kendari mengalami kerusakan akibat tingginya debit air

Tanah Longsor Ikut Terjadi

Selain banjir, bencana tanah longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa titik.

Sebanyak:

  • 6 rumah di wilayah Anduonohu
  • 1 rumah di Kecamatan Kendari Barat

mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor.

Imbauan BPBD kepada Warga

0 Komentar