Aktivitas penerbangan di sekitar wilayah Maluku Utara juga ikut menjadi perhatian. Abu vulkanik dari letusan gunung api dapat membahayakan jalur penerbangan jika menyebar ke ketinggian tertentu. Karena itu, pemantauan arah abu terus dilakukan untuk memastikan keamanan transportasi udara.
Meski aktivitas Gunung Dukono masih berada pada status Level II atau Waspada, masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah serta petugas vulkanologi. Warga juga diingatkan agar tidak mendekati radius bahaya di sekitar kawah aktif karena potensi erupsi masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Gunung Dukono sendiri dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas semburan abu vulkanik kerap terjadi hampir setiap hari dengan intensitas berbeda-beda. Kondisi tersebut membuat masyarakat di sekitar gunung harus selalu siap menghadapi kemungkinan hujan abu maupun peningkatan aktivitas vulkanik lainnya.
Baca Juga:Peluang Persib Juara BRI Super League 2026 Masih Terbuka, Ini Skenario yang Bisa TerjadiSisa Pertandingan Persib Bandung Musim Ini Jadi Penentu Gelar Juara BRI Super League 2026
Hingga kini, petugas masih terus memantau perkembangan Gunung Dukono untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat mengenai wilayah yang terdampak abu vulkanik.
