Ia mengatakan tiga pembalap tersebut menawarkan cara terbaik untuk membawa Yamaha kembali ke podium teratas.
Pada 2025, baik Jack Miller maupun Andrea Locatelli memberikan penampilan kelas dunia, dari kualifikasi dan Top 10 Trial hingga balapan, ujar Nakamura dalam pernyataan resmi.
Tapi keputusan kami untuk memanggil mereka kembali sebagian besar karena dedikasi luar biasa mereka kepada tim. Mentalitas mengutamakan tim mereka adalah yang membuat kami tetap bekerja sama.
Baca Juga:Jadwal MotoGP Catalunya 2026 Pekan Ini 15-17 Mei, Apakah Live di Trans7 atau Live Streaming?Jorge Martin Juara MotoGP Prancis 2026, Aprilia Dominasi Dramatis di Le Mans
Misi Bermakna untuk Perpisahan Nakasuga
Nakamura juga menyebut bahwa tahun ini sangat penting karena menandai penampilan terakhir Nakasuga sebelum pensiun.
Balapan demi meraih kemenangan bersamanya untuk terakhir kalinya adalah misi yang sangat bermakna bagi semua orang yang terlibat, tegasnya.
Kami percaya tantangan tahun ini akan menyatukan para pembalap, staf, dan seluruh grup Yamaha Motor.
Ini akan semakin memperkuat persatuan kami dalam mengejar kemenangan.
Yamaha sendiri merupakan pabrikan tersukses kedua dalam sejarah Suzuka 8 Hours. Sejak ajang ini pertama kali digelar pada 1978, mereka mengoleksi 8 gelar dunia.
Tapi catatan ini masih jauh dari Honda yang fantastis dengan 31 kali kemenangan.
Yamaha ingin memangkas jarak itu, setidaknya dengan menambah satu gelar lagi tahun ini.
Dan tidak ada cara yang lebih indah selain memenangkannya untuk perpisahan Nakasuga.
Baca Juga:15 Persen Tiket Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Ludes! Arya Sinulingga: Animonya Luar BiasaDramatis! Borneo FC Bangkit dari Tertinggal, Bungkam Bali United 3-2 dan Samai Poin Persib
Suzuka 8 Hours dikenal sebagai balapan ketahanan motor paling legendaris di dunia. Selain berbahaya, balapan ini juga sangat menantang fisik karena digelar pada musim panas Jepang.
Sirkuit Suzuka sendiri terkenal dengan tikungan cepat dan cuaca yang tidak menentu. Hujan bisa turun kapan saja, bahkan di tengah terik matahari.
Tapi Yamaha percaya mereka punya skuat yang tepat. Miller yang sudah terbiasa dengan MotoGP punya kecepatan, Locatelli punya konsistensi, dan Nakasuga punya pengalaman tak tertandingi.
Dukungan penuh dari Yamaha Motor Company juga akan mengalir deras. Para teknisi terbaik dikerahkan untuk menyiapkan motor YZF-R1 yang sempurna.
Balapan akan berlangsung selama 8 jam penuh. Strategi pit stop, pergantian pembalap, dan manajemen ban akan menjadi kunci.
Tapi bagi Nakasuga, ini bukan sekadar soal strategi. Ini tentang mengakhiri karier dengan cara yang paling indah.
