RADARCIREBON.TV – Viralnya video pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat terus menjadi sorotan publik di media sosial. Perdebatan bermula dari keputusan juri yang dianggap tidak konsisten saat memberikan penilaian kepada peserta dari dua sekolah berbeda.
Insiden tersebut memicu gelombang kritik dari warganet, terutama setelah respons salah satu juri yang dinilai tidak menunjukkan rasa bersalah dan justru menantang netizen lewat unggahan yang beredar luas di media sosial.
Kronologi Viral LCC MPR Kalbar
Peristiwa ini bermula ketika Regu C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pertanyaan mengenai tata cara pemilihan anggota BPK dalam kompetisi LCC MPR Kalbar.
Baca Juga:Lomba Cerdas Cermat SMP se-Kabupaten Cirebon – VideoPemenang LCC 2025 SMPN 1 Plered Jalan-Jalan Ke Malaysia – Video
Saat itu, jawaban yang diberikan oleh salah satu peserta dari Regu C dinilai salah oleh dewan juri sehingga poin mereka dikurangi. Namun tak lama kemudian, pertanyaan serupa diberikan kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas.
Menariknya, Regu B memberikan jawaban yang disebut-sebut sama dengan jawaban Regu C. Bedanya, jawaban tersebut justru dinyatakan benar oleh juri.
Situasi itu langsung diprotes oleh peserta dari Regu C, Josepha Alexandra.
“Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B,” ujar Josepha Alexandra dalam video yang viral di media sosial.Video tersebut kemudian ramai dibagikan oleh pengguna media sosial dan memicu perdebatan panjang di kalangan netizen.
Respons Juri dan MC Jadi Sorotan
Yang membuat publik semakin geram bukan hanya soal perbedaan penilaian, tetapi juga respons dari dewan juri dan pembawa acara atau MC.
Salah satu juri, Indri Wahyuni, menegaskan bahwa aspek artikulasi menjadi pertimbangan penting dalam penilaian jawaban peserta. Penjelasan tersebut justru memunculkan kritik baru karena banyak netizen menilai jawaban kedua regu terdengar serupa.
Tak sedikit warganet yang menganggap Regu C seperti disudutkan saat mencoba meminta klarifikasi atas keputusan tersebut.
Baca Juga:Tragis, Pedagang Tahu di Bekasi Meninggal Setelah Gerobaknya Ditabrak Mobil SPPGGugatan UU IKN Ditolak MK, Jakarta Resmi Masih Jadi Ibu Kota Negara
Dugaan Status WhatsApp Juri Viral
Di tengah ramainya perdebatan, media sosial juga dihebohkan dengan beredarnya dugaan status WhatsApp milik salah satu dewan juri, Indri Wahyuni.
Dalam unggahan yang beredar, akun dengan nama kontak “Bu Indri MPR” menuliskan pesan berbahasa Inggris yang dianggap menanggapi polemik tersebut.
