RADARCIREBON.TV – Sebanyak 12.146 rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Cirebon kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cirebon. Jumlah itu bukan sekadar angka, melainkan potret ribuan keluarga yang setiap hari hidup di rumah reyot, bocor, nyaris roboh, dan jauh dari kata nyaman.
Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Cirebon mulai tancap gas melakukan percepatan penanganan Rutilahu menjadi Rumah Layak Huni (Rulahu). Tidak hanya mengandalkan APBD, pemerintah daerah juga bergerak mencari dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga pemerintah pusat.
Data Rutilahu Kabupaten Cirebon Terus Bertambah
Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Perumahan Kawasan Permukiman (Siperkim), jumlah Rutilahu di Kabupaten Cirebon terus bertambah setiap tahun seiring banyaknya pengajuan dari desa-desa. Angka 12.146 rumah menjadi pekerjaan rumah besar yang tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.
Baca Juga:Rekomendasi Wisata Dekat Cirebon untuk Libur Pertengahan Mei 2026Besok Libur Apa? 14 Mei 2026 Ternyata Hari Kenaikan Yesus Kristus, Cek Daftar Libur Mei 2026
Pemkab Cirebon pun bergerak cepat. Untuk tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pembangunan sebanyak 446 unit rumah melalui APBD Kabupaten Cirebon. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan perumahan warga kurang mampu.
Bantuan Mengalir dari Provinsi dan Pusat
Selain dari APBD Kabupaten, bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menyasar 15 unit rumah di Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani. Lokasi ini berada di kawasan yang masuk dalam kategori kumuh dan membutuhkan penanganan prioritas.
Sementara dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pemerintah pusat, baru tersedia 25 unit rumah yang berlokasi di Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang. Meski jumlahnya masih kecil dibandingkan kebutuhan, bantuan ini tetap sangat berarti bagi warga penerima.
Pemkab Cirebon tidak berhenti di situ. Pemerintah daerah juga mengusulkan sekitar 1.000 unit rumah ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia. Bahkan, proposal bantuan sekitar 2.000 unit juga telah diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Realisasi Tahun 2025: 437 Unit Rumah Berhasil Diperbaiki
Pada tahun 2025 lalu, pemerintah daerah tercatat telah merealisasikan perbaikan 437 unit Rutilahu dari berbagai sumber pendanaan.
Rinciannya, 372 unit dari APBD Kabupaten Cirebon, 25 unit bantuan Provinsi Jawa Barat, dan 40 unit dari APBN. Capaian ini menjadi bukti bahwa program bedah rumah berjalan nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
