Senior Markets Analyst World Gold Council, Louise Street, menyebut volatilitas harga emas meningkat sepanjang 2026 dengan harga sempat menembus 5.400 dolar AS per troy ons pada Januari 2026.
“Ke depan, ketidakpastian geopolitik diperkirakan akan tetap menjadi pilar pendukung permintaan emas. Permintaan perhiasan diperkirakan tetap tangguh meskipun harga tinggi, sementara pasokan dari tambang diperkirakan akan tumbuh secara moderat, meskipun mungkin menghadapi kendala pasokan energi,” ujarnya.
