Tantangan di Sektor Sayap dan Lini Belakang
Meskipun banyak pemain yang cocok, transisi menuju sistem Alonso bukan tanpa hambatan. Chelsea masih menghadapi kendala signifikan di posisi wing-back dan kedalaman lini belakang. Selain masalah kebugaran Reece James, Marc Cucurella dinilai kurang memiliki karakter playmaker sayap seperti Alejandro Grimaldo. Selain itu, Tosin Adarabioyo dan Wesley Fofana harus membuktikan kemampuan kecepatan mereka sebagai bek tengah yang kerap menghadapi serangan balik cepat lawan.
Untuk mengatasi hal ini, Alonso dikabarkan mendesak manajemen untuk mendatangkan dua bek tengah baru guna memperdalam kedalaman skuad. Beberapa nama seperti Dean Huijsen, Edmond Tapsoba, dan Adam Wharton masuk dalam daftar incaran untuk memperkuat lini tengah dan pertahanan.
Akankah Alonso Pakai 3 Bek atau Rombak Total?
Meski identik dengan 3-4-2-1, Xabi Alonso dikenal sebagai pelatih yang fleksibel. Ia tidak akan terpaku dengan formasi tiga bek di Chelsea. Seperti yang ia lakukan di Bayer Leverkusen, ia memakai sistem itu hanya karena sangat cocok dengan karakteristik pemain yang ia miliki saat itu. Filosofi utamanya tetaplah menguasai permainan melalui dominasi fisik dan teknik, sambil menjaga keseimbangan pertahanan.
Baca Juga:Xabi Alonso Tak Mulai dari Nol di Chelsea, Final FA Cup Jadi BuktinyaEra Baru Chelsea: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Bersama Real Madrid, Alonso juga kerap menggunakan skema yang berubah-ubah di setiap pertandingan, mulai dari 4-3-3, 4-2-3-1, 3-1-4-1, 4-4-2, hingga 3-4-2-1. Jadi, besar kemungkinan Alonso akan menyesuaikan sistem dengan materi pemain yang tersedia di Chelsea, bukan memaksakan skema tiga bek jika dirasa tidak cocok.
Kini, musim panas 2026 menjadi penentuan. Xabi Alonso akan memulai babak baru yang penuh tantangan di Stamford Bridge. Dengan kombinasi skuad muda berbakat dan tangan dingin sang pelatih, para pendukung Chelsea berhak berharap bahwa era baru yang penuh trofi akan segera dimulai.
–
