Robert Lewandowski Meneteskan Air Mata di Laga Perpisahan, Barcelona Beri Penghormatan Layak untuk Sang Legend

Robert Lewandowski
Robert Lewandowski menangis haru sambil mencium lambang FC Barcelona di dadanya usai laga kontra Real Betis di Camp Nou. Sumber img:@fcbarcelona
0 Komentar

RADARCIREBON.TV– Suasana haru menyelimuti Camp Nou pada laga kandang terakhir Barcelona musim 2025/2026. Robert Lewandowski, yang dipastikan hengkang di akhir musim, tak kuasa menahan air mata saat diberikan penghormatan istimewa oleh klub dan puluhan ribu suporter. Momen ini bukan sekadar perpisahan biasa, melainkan puncak dari pengabdian empat musim yang penuh trofi dan kebanggaan.

Di tengarai sorak sorai dan nyanyian nama “Lewy” yang menggema di seluruh stadion, sang striker mulai tancap gas menyembunyikan wajahnya di balik jersey. Tak hanya mengandalkan gesture biasa, pria asal Polandia itu juga bergerak mengitari lapangan untuk memberikan tepuk tangan dan salam perpisahan yang membuat banyak penonton ikut menangis.

Laga Terakhir di Depan Publik Camp Nou

Laga kontra Real Betis yang berakhir 3-1 untuk kemenangan Barcelona memang sudah usai. Namun, yang menjadi pusat perhatian bukanlah skor akhir, melainkan sosok Lewandowski yang berlambat-lambat meninggalkan lapangan. Saat namanya disebut sebagai kapten dalam susunan pemain, seluruh stadion langsung berdiri memberikan tepuk tangan meriah.

Baca Juga:Klasemen La Liga Terbaru 18 Mei 2026: Barcelona Kokoh di Puncak, Real Madrid Peringkat Dua, Drama Degradasi MaAntoine Griezmann Pamit ke Fans Atletico Madrid, Akui Transfer ke Barcelona Jadi Penyesalan Terbesar

Ketika pelatih Hansi Flick menariknya keluar pada menit ke-84, momen paling emosional pun tiba. Lewandowski berjalan pelan menuju pinggir lapangan sambil terus menepuk dada kiri, tempat di mana lambang Barcelona berada. Rekan-rekan setimnya langsung mengerumuni, memberikan pelukan hangat satu per satu. Bahkan bek lawan dari Real Betis ikut menghampiri dan menepuk pundaknya sebagai bentuk penghormatan.

Air Mata Tak Terbendung

Saat para suporter mulai meneriakkan “Visca el Barça” dan “Lewy, Lewy, Lewy”, air mata striker berusia 37 tahun itu akhirnya jatuh. Ia tak mampu menyembunyikan kesedihan harus berpisah dengan klub yang telah memberinya tiga gelar La Liga dan tujuh trofi secara keseluruhan.

Dalam pidato singkatnya menggunakan pengeras suara usai pertandingan, Lewandowski beberapa kali berhenti bicara karena tangisnya. “Ini hari yang paling sulit dalam karier saya. Sejak hari pertama, kalian membuat saya merasa seperti di rumah sendiri,” ucapnya suara bergetar.

Ia juga mengucapkan terima kasih khusus kepada Hansi Flick yang telah memberinya kepercayaan meski musim ini ia lebih banyak menjadi pengganti. “Terima kasih untuk semua kenangan. Saya akan membawa Barcelona di hati saya selamanya. Visca el Barça!” ucapnya diikuti teriakan ribuan penonton yang membalasnya.

0 Komentar