Menjelang Hari Raya Idul Adha, Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani menjadi sponsor dalam kegiatan Workshop Manajemen Qurban dua ribu dua puluh enam yang digelar Perkumpulan Juru Sembelih Halal DPD Kota dan Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyembelihan hewan qurban yang sesuai syariat dan standar kesejahteraan hewan.
Menjelang Hari Raya Idul Adha seribu empat ratus empat puluh tujuh Hijriah, DPD Juleha Kota dan Kabupaten Cirebon menggelar Workshop Manajemen Qurban di aula serbaguna Universitas Muhammadiyah Cirebon kampus dua, Minggu pagi. Kegiatan ini melibatkan panitia qurban masjid, relawan, hingga masyarakat umum yang ingin memahami tata cara penyembelihan hewan qurban secara benar menurut syariat Islam.
Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan profesionalitas pengelolaan qurban. Harapan Robbani sendiri berawal dari Graha Yatim Dhuafa yang berdiri sejak tahun dua ribu sembilan, sebelum bertransformasi menjadi Lembaga Amil Zakat tingkat provinsi pada Oktober dua ribu dua puluh lima.
Baca Juga:Peresmian Tiga Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Cirebon – VideoStasiun Cirebon Didominasi Kedatangan Penumpang – Video
Rori Sigit, Direktur Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani menyebut, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan hewan qurban yang amanah dan sesuai syariat.
Saat ini, Lembaga Amil Zakat Harapan Robbani terus menyisir bantuan melalui program sosialisasi dan distribusi qurban di wilayah Cirebon Raya hingga daerah terpencil. Menurut Rori, berbagai kendala teknis yang pernah dialami selama penyaluran qurban telah dievaluasi dan diperbaiki secara bertahap sejak tahun dua ribu sembilan.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua DPD Juleha Kabupaten Cirebon, Maman Fathurrohman menjelaskan, masih banyak praktik penyembelihan di masyarakat yang belum sesuai dengan ketentuan syariat dan kesejahteraan hewan. Melalui workshop ini, peserta diberikan pemahaman mengenai teknik penyembelihan, penggunaan pisau yang tajam, hingga penanganan hewan sebelum disembelih.
Menariknya, kegiatan tahun ini juga melibatkan peserta perempuan dalam praktik penyembelihan kambing secara langsung. Panitia berharap, edukasi melalui workshop ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar pelaksanaan qurban tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, namun juga sesuai dengan nilai syariat, higienitas, dan kesejahteraan hewan.