RADARCIREBON.TV – Manchester United resmi memastikan bahwa Tyrell Malacia akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025/2026 sebagai agen bebas. Saat kontraknya berakhir pada 30 Juni mendatang, petualangan bek kiri asal Belanda itu di Old Trafford harus berakhir. Keputusan ini bukanlah sebuah kejutan, melainkan akhir yang pahit dari perjuangan berat yang ia jalani melawan badai cedera panjang.
Kabar perpisahan ini menjadi penutup babak yang keras bagi Malacia yang direkrut Erik ten Hag dengan banderol 15 juta euro di tahun 2022. Di pertandingan kandang terakhir melawan Nottingham Forest, terjadi momen yang mengharukan. Michael Carrick bukan sekadar melatih, ia turun langsung merangkul dan meminta para penggemar di Stadion Old Trafford untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sang pemain.
13 Musim bersama MU, 4 Gelar Premier League
Selama membela MU sejak comeback dari Leverkusen pada tahun 2013, ia telah memainkan 449 pertandingan resmi.
Baca Juga:Kata-kata Perpisahan Casemiro yang Menyentuh Hati: Manchester Akan Jadi Rumah SelamanyaManchester United Disarankan Datangkan Rio Ferdinand atau Nemanja Vidic untuk Michael Carrick, Tiru Langkah Ar
Perjuangan Malacia di Manchester: Dulu Andalan, Lalu Lupa
Tyrell Malacia kini berusia 27 tahun. Kariernya di Manchester United berjalan seperti roller coaster. Di musim debutnya, pemain jebolan Feyenoord ini tampil menjanjikan. Ia mampu mencatatkan 39 penampilan di semua ajang, merebut posisi bek kiri utama dari Luke Shaw yang saat itu sering cedera.
Malacia pun sempat menjadi pilihan utama. Namun, badai datang silih berganti. Sebuah cedera lutut parah di awal musim 2023/24 memaksanya absen total lebih dari 500 hari atau nyaris dua musim penuh. Ia bahkan absen total sepanjang musim 2023/24 tanpa satu pun menit bermain.
Sepulang dari cedera, situasinya tak kunjung membaik. Malacia kehilangan posisinya dan bahkan sempat dipinjamkan ke PSV Eindhoven pada Januari 2025. Masa peminjamannya tidak membawa perubahan signifikan, karena ia hanya mencatatkan 693 menit bermain di sana.
Kembali ke Manchester pada musim panas 2025, ia justru terbuang. Ia bahkan sempat dimasukkan ke dalam “bomb squad” (skuad buangan) bersama Jadon Sancho dan Marcus Rashford. Musim 2025/26 ini menjadi titik nadir. Ia hanya bermain dua kali, dan itu pun hanya sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir melawan Newcastle, total hanya sekitar 7 menit bermain sepanjang musim.
