Kvaratskhelia Bikin Was-Was Arsenal, Ray Parlour Akui Posisi Bek Kanan Jadi "Kekhawatiran" Jelang Final Liga C

Khvicha Kvaratskhelia
Khvicha Kvaratskhelia saat melesat membawa bola melewati bek Bayern di semifinal Liga Champions 2026. Sumber img:@Championsleague
0 Komentar

Parlour, dalam wawancaranya dengan GOAL yang dikutip Senin (18/5/2026), mengakui bahwa situasi ini adalah “kekhawatiran”. “Saya tidak tahu sudah berapa lama Timber absen. Sudah cukup lama. Apakah Anda bisa langsung memainkannya lagi? Saya rasa tidak, karena cedera yang panjang. Anda tidak bisa tiba-tiba masuk dan tampil luar biasa. Itu akan menjadi kekhawatiran bagi Arteta, tidak diragukan lagi,” ujar Parlour.

Cristhian Mosquera atau Thomas Partey yang jadi ‘Tumbal’?

Dengan dua pilar utama diragukan tampil, Arteta harus mencari opsi darurat. Nama yang paling santer disebut adalah Cristhian Mosquera. Bek muda yang biasa bermain sebagai bek tengah itu dikabarkan akan dipasang sebagai bek kanan. Mosquera memiliki satu keunggulan kunci: kelincahan (agility). Dalam wawancara dengan Topps FC, Mosquera menggambarkan gaya bermainnya hanya dengan satu kata: “Agile” (lincah). Kualitas ini sangat krusial untuk menghadapi dribel cepat Kvaratskhelia.

Selain itu, ada pula opsi memainkan Thomas Partey atau pemain muda Myles Lewis-Skelly sebagai full-back tambahan untuk memberi perlindungan ekstra. Legenda Premier League Danny Murphy juga sepakat bahwa meskipun situasinya tidak ideal, Mosquera masih bisa diandalkan karena memiliki kecepatan dan bisa bertahan satu lawan satu dengan baik.

Baca Juga:Resmi! Hansi Flick Perpanjang Kontrak di Barcelona hingga 2028, Target Liga Champions Masih MembaraCalvin Verdonk Ukir Sejarah, Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Strategi “Kunci Kandang” ala Arteta: Bek Kanan Dilarang Maju

Parlour memprediksi bahwa dalam laga nanti, para penggemar tidak akan melihat gaya bermain ofensif khas Arsenal dengan full-back yang sering naik. “Siapapun yang bermain di sana harus memberikan segalanya. Sebagai bek kanan, Anda tidak akan terlalu banyak maju; Anda akan lebih berpikir untuk bertahan melawannya karena Anda tahu apa yang bisa dia lakukan,” ujar Parlour.

Ia meyakini kita akan melihat lini pertahanan empat yang lebih hati-hati (structured back four) di mana prioritas utama adalah tidak memberikan ruang bagi PSG untuk melakukan serangan balik.

Selain penjagaan satu lawan satu, pendekatan taktis Arsenal juga diprediksi akan berfokus pada “menekan dari sumbernya”. Mereka mungkin akan menerapkan pressing tinggi untuk mengganggu aliran bola ke Kvaratskhelia, memaksanya menerima bola dalam posisi terisolasi atau bahkan tidak menerimanya sama sekali.

0 Komentar