Sepi penumpang masih menjadi keluhan para sopir angkutan umum di Kabupaten Cirebon. Kondisi ini disebut terjadi sejak maraknya kendaraan pribadi dan transportasi online.
Sepinya penumpang masih menjadi keluhan para sopir angkutan umum di Kabupaten Cirebon. Kondisi ini disebut terjadi sejak maraknya kendaraan pribadi dan transportasi online.
PLH Koordinator Terminal Tipe B Sumber, Kadira, menyebut penurunan penumpang angkutan umum sudah terjadi sejak sebelum pandemi Covid sembilan belas. Menurutnya, masyarakat kini lebih memilih menggunakan motor pribadi maupun transportasi online karena dianggap lebih praktis.
Baca Juga:Komitmen Nyata Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dalam Mendukung Pendidikan Melalui PIP (Program Indonesia Pintar)KONI Kab. Cirebon Petakan Kekuatan Menuju Porprov Jabar 2026 – Video
Di Terminal Sumber, puluhan angkutan dalam provinsi dan angkutan desa masih beroperasi setiap hari. Namun tidak semua kendaraan berangkat karena sopir sering mengeluh jumlah penumpang yang sedikit dan pendapatan yang tidak mencukupi biaya operasional.
Menurut Kadira, penumpang paling ramai masih didominasi pelajar dan rombongan pada jam tertentu. Saat libur sekolah, jumlah penumpang disebut langsung menurun drastis.
Meski demikian, pihak terminal menilai angkutan umum tetap memiliki peran penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Jika masyarakat memilih menggunakan angkutan umum, jumlah kendaraan pribadi di jalan dinilai dapat berkurang dan pendapatan sopir bisa kembali meningkat.
Pihak terminal berharap masyarakat kembali memanfaatkan angkutan umum agar kemacetan berkurang dan pendapatan sopir dapat meningkat.