17 Tersangka Ditahan usai Kericuhan Persipura vs Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe

Stadion Lukas Enembe
Kericuhan seusai pertandingan membuat 17 orang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Foto : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kericuhan seusai pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, berbuntut panjang. Polisi kini resmi menahan 17 tersangka yang diduga terlibat dalam aksi anarkistis setelah laga play-off Pegadaian Championship 2025/2026 tersebut.

Insiden ricuh terjadi setelah Adhyaksa FC memastikan tiket promosi ke Super League musim 2026/2027 usai menang tipis 1-0 atas Persipura. Situasi memanas setelah pertandingan berakhir dan sejumlah massa diduga melakukan pelemparan, pengeroyokan, hingga perusakan fasilitas stadion.

Kasatreskrim Polres Jayapura, AKP Markus Axel Panggabean, mengatakan pihak kepolisian telah menerima total 16 laporan terkait kericuhan tersebut. Dari jumlah itu, 14 kasus masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga:BREAKING NEWS: Komdis PSSI Beri Sanksi Berat ke Persipura, Larangan Tanpa Penonton Satu Musim Penuh Plus DendaChampionship 2026/2027 Dipastikan Sengit! Persipura Tetap Bertahan, Satu Slot Klub Masih Menunggu

“Penyidik Polres Jayapura telah melakukan penahanan terhadap 17 tersangka untuk kepentingan penyidikan,” ujar Markus, Selasa (19/5/2026).

Polisi Dalami Kasus Pengeroyokan hingga Pembakaran

Polisi menyebut tindak pidana yang terjadi dalam kerusuhan cukup beragam. Mulai dari pengeroyokan, penganiayaan, pencurian, pengrusakan fasilitas stadion, hingga pembakaran.

Sebanyak 17 tersangka yang ditahan masing-masing berinisial SPN, APM, ISO, MZW, OJW, RRW, BM, JMR, SEK, ABM, AM, TD, EW, LP, KY, DAW, dan ANW.

Selain proses pidana, polisi juga menyelesaikan dua perkara melalui mekanisme restorative justice setelah kedua pihak sepakat berdamai. Dua kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pengeroyokan yang melibatkan tersangka berinisial SW dan FVB.

Menurut Markus, penegakan hukum dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Jayapura pasca insiden tersebut.

Diduga Dipicu Provokator

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menduga kerusuhan dipicu provokator yang memanfaatkan situasi panas setelah pertandingan tersebut.

Aksi massa disebut berkembang tidak terkendali hingga aparat harus melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap pemain serta ofisial tim Adhyaksa FC.

Baca Juga:Dipimpin Cristiano Ronaldo, Portugal Umumkan Skuad Resmi Piala Dunia 2026Gojek Pangkas Komisi Jadi 8 Persen, Driver Kini Terima 92 Persen Pendapatan

Kericuhan ini juga menjadi sorotan besar di sepak bola nasional karena terjadi di laga penting perebutan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, Persipura juga telah menerima sanksi bermain tanpa penonton selama satu musim akibat kerusuhan tersebut.

0 Komentar