RADARCIREBON.TV – Pemerintah kembali melakukan penyesuaian anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu kini dipangkas dari sebelumnya Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pengurangan anggaran dilakukan sebagai langkah efisiensi belanja negara tanpa mengurangi efektivitas program di lapangan.
Kebijakan tersebut disebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo agar penggunaan anggaran negara tetap optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Baca Juga:BGN Hentikan Sementara 240 SPPG Bermasalah, Program MBG Tetap Berjalan75,1% Masyarakat Puas! MBG Dinilai Sukses Bangun Kepercayaan ke Pemerintah
Anggaran MBG Dipangkas Rp67 Triliun
Pemerintah memastikan efisiensi anggaran dilakukan secara terukur. Dari total rencana awal Rp335 triliun, kini anggaran MBG 2026 disesuaikan menjadi Rp268 triliun.
Menurut Purbaya, efisiensi ini lebih difokuskan pada pembenahan tata kelola program, sistem distribusi, hingga pengawasan penggunaan dana agar lebih efektif.
Ia menegaskan bahwa pemangkasan anggaran bukan berarti pemerintah mengurangi komitmen terhadap program unggulan tersebut.
Fokus Efisiensi Bukan Mengurangi Manfaat
Pemerintah menilai masih ada ruang efisiensi dalam pelaksanaan program tanpa harus memangkas kualitas layanan kepada masyarakat.
Beberapa fokus utama efisiensi meliputi:
- Penguatan sistem distribusi makanan
- Perbaikan tata kelola anggaran
- Pengawasan penggunaan dana
- Optimalisasi rantai pasok pangan lokal
- Efektivitas pelaksanaan di daerah
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap MBG tetap berjalan maksimal meski menggunakan anggaran yang lebih rendah.
Program MBG Tetap Jadi Prioritas Pemerintah
Program Makan Bergizi Gratis selama ini menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Sasaran utama program ini mencakup:
- Anak-anak sekolah
- Kelompok rentan
- Masyarakat dengan risiko kekurangan gizi
Selain berfokus pada kesehatan masyarakat, program MBG juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi daerah.
Baca Juga:Live Score Bournemouth vs Manchester City: Gol Eli Junior Kroupi Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0Live SCTV Gratis! Link Live Streaming Chelsea vs Tottenham Malam Ini di Liga Inggris 2026
Libatkan UMKM dan Petani Lokal
Pemerintah menyebut program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan program turut melibatkan berbagai pihak, seperti:
- UMKM pangan lokal
- Petani
- Peternak
- Pelaku distribusi pangan
- Rantai pasok daerah
Dengan keterlibatan tersebut, program MBG diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia.
