Banjir dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin malam, 18 Mei 2026, menyebabkan infrastruktur vital di wilayah Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, mengalami kerusakan parah. Jalan penghubung antara Desa Sedong Kidul dan Desa Karangwuni amblas dan putus sepanjang kurang lebih 40 meter akibat tergerus derasnya arus banjir.
Akibat banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu, akses utama penghubung antara Desa Sedong Kidul dan Desa Karangwuni kini lumpuh total.
Derasnya arus air menggerus badan jalan hingga menyebabkan jalan amblas dan putus sepanjang sekitar 40 meter. Kondisi tersebut membuat aktivitas transportasi masyarakat terganggu, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas harian warga.
Baca Juga:Mako Baru Polres Cirebon Kota Mulai Dibangun – VideoDisperdagin Kab Cirebon Dorong Sistem Distribusi Modern – Video
Warga yang hendak melintas terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Sementara kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintasi jalur tersebut karena kondisi jalan yang sudah terputus total.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait langsung melakukan koordinasi untuk penanganan darurat. Penanganan jalan putus kini telah dikoordinasikan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung guna membuka akses darurat.
Rencananya, jalur sementara akan dibuka melalui lahan milik Perhutani agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan sambil menunggu proses perbaikan permanen dilakukan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak memaksakan melintas di lokasi jalan putus demi keselamatan bersama.
Hingga kini petugas menyiapkan langkah penanganan lanjutan untuk memulihkan akses transportasi warga secepat mungkin.