Kecewa Ditinggal Fabio Quartararo ke Honda, Bos Yamaha Bongkar Borok Bursa Pembalap MotoGP

foto
Fabio Quartararo
0 Komentar

“Ada satu hal yang bisa saya katakan: situasi yang berkembang tahun ini, menurut saya, tidak sehat dan tidak tepat dalam jangka panjang. Bursa pebalap yang masih terlalu dini seperti ini tidak memungkinkan siapa pun untuk memaksimalkan investasi yang telah dilakukan,” ungkap Pavesio dalam wawancaranya bersama Moto.it.

Pavesio menambahkan, ketika balapan dimulai, fokus pembalap seharusnya seratus persen ada di sirkuit untuk tim yang dibelanya saat ini. Namun, dengan kontrak standar dua tahun yang sudah disepakati sebelum kejuaraan dimulai, fokus tersebut otomatis terbagi.

“Beberapa pembalap top sudah melakukan langkah-langkah sebelum kejuaraan dimulai, dengan kontrak yang hampir menjadi standar kontrak dua tahun, berarti Anda sebenarnya tidak dapat memanfaatkan 50% dari investasi yang dilakukan pada seorang pembalap secara maksimal.,” lanjutnya.

Baca Juga:Pecah Rekor Gila! Persib Bandung Cetak Sejarah Monumental Jadi Klub Pertama yang Hattrick Juara Liga IndonesiaJadwal Lengkap Pekan ke-34 Super League Hari Ini: 7 Laga Hidup Mati Dimainkan Serentak Jam 16.00 WIB!

Melihat kondisi ini, Pavesio berharap Liberty Media selaku pemilik baru MotoGP bisa membawa pendekatan baru yang lebih struktural dan profesional. Adanya periode jendela transfer khusus dinilai menjadi solusi terbaik agar masa depan pembalap dan tim bisa diselesaikan dengan lebih adil dan transparan pada waktu yang telah ditentukan.

0 Komentar