Kecewa Ditinggal Fabio Quartararo ke Honda, Bos Yamaha Bongkar Borok Bursa Pembalap MotoGP

foto
Fabio Quartararo
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Dunia balap MotoGP belakangan ini dihebohkan dengan pergerakan bursa transfer pembalap yang dinilai terlalu dini dan liar. Situasi ini memicu reaksi keras dari Managing Director Yamaha, Paolo Pavesio.

Bos baru tim pabrikan Jepang tersebut secara terbuka mendesak otoritas MotoGP untuk segera menerapkan sistem jendela transfer resmi (transfer window), mirip dengan aturan yang ada di dunia sepak bola.

Yamaha sendiri menjadi salah satu tim yang paling sibuk merombak pasukannya untuk menyongsong musim depan. Setelah enam tahun bersama, pabrikan berlogo garpu tala ini dipastikan harus merelakan sang bintang, Fabio Quartararo.

Baca Juga:Pecah Rekor Gila! Persib Bandung Cetak Sejarah Monumental Jadi Klub Pertama yang Hattrick Juara Liga IndonesiaJadwal Lengkap Pekan ke-34 Super League Hari Ini: 7 Laga Hidup Mati Dimainkan Serentak Jam 16.00 WIB!

Pembalap berjuluk El Diablo itu diketahui sudah menandatangani kontrak dengan Honda sejak tahun 2025 lalu, meskipun kabarnya baru bocor ke publik saat tes pramusim awal tahun ini.

Sebagai respons cepat, Yamaha langsung bergerak mengamankan tanda tangan Jorge Martin yang diboyong dari Aprilia. Pembalap asal Spanyol itu nantinya akan bertandem dengan pembalap muda Jepang, Ai Ogura, yang diplot untuk menggantikan posisi Alex Rins yang resmi dilepas.

Efek Domino Transfer yang Terjadi Sebelum Musim Dimulai

Kacau dan terlalu cepat, mungkin dua kata itu yang tepat untuk menggambarkan bursa transfer kali ini. Bayangkan saja, banyak pembalap top yang sudah menentukan nasib mereka untuk musim MotoGP 2027 bahkan sebelum balapan musim ini resmi dimulai.

Sebut saja Ducati yang sudah berhasil mengamankan jasa Pedro Acosta sejak Desember lalu untuk diduetkan dengan Marc Marquez. Efek dominonya, Francesco Bagnaia yang terdepak dari skuad Borgo Panigale akhirnya memilih hengkang ke Aprilia guna mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Jorge Martin. Langkah strategis ini kemudian langsung diikuti oleh kontrak baru Marco Bezzecchi.

Uniknya, sejauh ini baru kesepakatan Bezzecchi yang sudah dikonfirmasi secara resmi ke publik. Kabarnya, pengumuman resmi terkait kepindahan para pembalap lain baru akan dirilis setelah perjanjian komersial baru di MotoGP disepakati oleh semua pihak.

Jangka Panjang yang Tidak Sehat dan Merugikan Investasi Tim

Menurut Paolo Pavesio, kondisi bursa pembalap yang tidak terstruktur dan berjalan terlalu dini ini sangat merugikan tim dari sisi bisnis maupun performa di lintasan. Investasi besar yang sudah dikeluarkan tim untuk seorang pembalap menjadi tidak maksimal jika si pembalap sudah memikirkan tim barunya sejak awal musim.

0 Komentar