Kondisi bangunan Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon dinilai sudah tidak layak dan tidak representatif untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat. Pihak Damkar berencana segera mengajukan perbaikan gedung serta peningkatan sarana-prasarana kepada pemerintah daerah.
Beginilah kondisi bangunan Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon yang saat ini dinilai jauh dari kata layak. Selain bangunan yang sudah tua, sejumlah fasilitas juga dianggap tidak lagi memadai untuk mendukung operasional petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon mengatakan, kondisi gedung yang ada saat ini sudah sangat tidak layak digunakan. Karena itu, pihaknya akan segera mengusulkan pembangunan gedung yang lebih layak kepada Pemerintah Kota Cirebon, termasuk kemungkinan pengajuan bantuan ke tingkat provinsi maupun pusat.
Baca Juga:Potret Pilu Warga Desa Ambulu yang Terpaksa Berdamai dengan Bencana – Video60 Persen Pemukiman Warga Terancam Tenggelam – Video
Dari beberapa bangunan yang rusak, salah satunya adalah bekas bangunan kantor utama yang sudah roboh dari tahun 2018. Sejak saat itu, pusat kegiatan staff di pindahkan ke ruangan mes tempat para anggota beristirahat.
Selain itu, ada juga beberapa fasilitas yang sudah tidak lagi layak pakai, diantaranya ruangan gudang, ruangan loker, kamar mandi, atap bangunan yang rusak, serta tempat sampah. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisinya seperti bangunan yang sudah bertahun-tahun kosong, bahkan ada kesaksian dari para anggota yang mengalami kejadian horor.
Saat ini pihak Damkar tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan sarana dan prasarana, hingga infrastruktur gedung. Kepala Dinas mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk Dinas PUPR dan Wali Kota Cirebon, guna membahas langkah perbaikan fasilitas Damkar ke depan.
Diharapkan, dengan adanya peningkatan infrastruktur dan fasilitas penunjang, pelayanan pemadam kebakaran kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan maksimal.