Viral Lagu “Mas Bahlil Ganteng”, Golkar Sebut Kreativitas Netizen dan Hiburan Publik

Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia foto :@bahlillahadalia
0 Komentar

RADARCIRBON.TV – Fenomena lagu viral berbasis AI kembali ramai di media sosial. Kali ini, lagu bertajuk “Mas Bahlil Ganteng” menjadi perbincangan warganet setelah banyak digunakan di TikTok, Instagram Reels, hingga platform X.

Lagu tersebut diketahui dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan memadukan komentar-komentar unik netizen tentang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Menanggapi viralnya lagu tersebut, Partai Golkar memilih bersikap santai. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menilai lagu itu hanyalah bentuk kreativitas publik di era digital.

Baca Juga:Jawaban Kompak Purbaya hingga Bahlil soal Badan Ekspor, Pemerintah Diminta Segera Beri KepastianBahlil Bocorkan Jenis BBM yang Harganya Bakal Naik

“Kalau rakyat senang, Golkar juga senang,” ujar Sarmuji kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Lagu AI Politik Kini Jadi Tren Baru di Media Sosial

Fenomena lagu berbasis AI memang sedang berkembang pesat di Indonesia. Dengan bantuan teknologi generatif, netizen kini bisa membuat lagu hanya dari potongan komentar, meme, hingga suara digital yang menyerupai tokoh tertentu.

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” sendiri ramai karena liriknya dianggap lucu, ringan, dan mudah diingat. Banyak pengguna media sosial memakai sound tersebut untuk konten hiburan, parodi, hingga video keseharian.

Golkar pun tidak melihat adanya unsur penghinaan atau body shaming dalam lagu viral tersebut.

Menurut Sarmuji, kata “ganteng” dalam konteks lagu itu justru menjadi simbol apresiasi publik terhadap gaya kerja Bahlil yang dinilai energik dan aktif di pemerintahan.

Golkar Nilai Tidak Ada Unsur Sindiran

Sarmuji membantah spekulasi bahwa lagu viral tersebut mengandung unsur sindiran atau sarkasme terhadap Bahlil Lahadalia.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak melihat adanya niat negatif dari netizen yang membuat maupun menyebarkan lagu tersebut.

Baca Juga:Bunga KUR BRI Mei 2026 untuk UMKM Pinjaman 50 Juta, Simak Simulasi Cicilan dan Syarat LengkapCara Pengajuan KUR BRI Online 2026, Syarat Lengkap dan Tips Cepat Cair

“Bagi saya tidak terasa sarkastis. Justru lebih ke hiburan dan kreativitas digital,” katanya.

Menurutnya, publik saat ini memang semakin kreatif dalam mengekspresikan opini melalui media sosial, termasuk lewat lagu AI dan meme politik.

Teknologi AI Ubah Cara Netizen Membuat Konten Viral

Kemunculan lagu “Mas Bahlil Ganteng” juga menunjukkan bagaimana teknologi AI mulai mengubah budaya internet Indonesia. Konten viral kini tidak lagi harus dibuat oleh musisi profesional.

0 Komentar