RADARCIREBON.TV- Kenapa live streaming TVRI Nasional dan TVRI SPORT HD tidak bisa untuk nonton Piala Dunia 2026? Adakah alternatif untuk menyaksikan gelaran Piala Dunia edisi ke-23 yang berlangsung 12 Juni hingga 20 Juli tersebut?
Saat membuka layanan live streaming TVRI laman tvri.go.id, baik itu untuk TVRI Nasional maupun untuk TVRI SPORT HD, kita tidak akan menemukan laga Piala Dunia meski memutarnya pada saat pertandingan. Ini terjadi saat partai Meksiko vs Afrika Selatan sebagai pembukaan Piala Dunia 2026.
Hal ini terjadi meskipun TVRI secara teknis adalah pemilik hak siar Piala Dunia 2026. Pasalnya, tayangan laga Piala Dunia oleh TVRI hanya berlaku untuk layanan free to air (FTA), baik di TVRI Nasional maupun TVRI SPORT HD. Penggemar sepak bola dapat mengakses kedua saluran TVRI tersebut hanya di TV digital (SmartTV) dan TV analog.
Baca Juga:Live Streaming Perempat Final Australian Open 2026: Jadwal Wakil Indonesia Tanding Hari Ini 12 JuniBerapa Tim yang Lolos Fase Grup? Cek Skema Terbaru Piala Dunia 2026
Kasusnya berbeda untuk layanan over the top (OTT) yang digunakan untuk live streaming. Untuk layanan tersebut, TVRI bekerjasama dengan dua mitra, yaitu FolaPlay dan MAXStream TV. Alhasil, 104 laga Piala Dunia hanya dapat ditonton lewat kedua platform tersebut baik untuk handphone (mobile) maupun untuk laptop (desktop).
Kenapa Live Streaming TVRI Tidak Bisa Nonton Piala Dunia 2026?
Regulasi hak siar (broadcasting rights) Piala Dunia 2026 sudah diatur oleh FIFA. Ketika sebuah stasiun televisi membeli hak siar tersebut, ada beberapa kategori sebagai berikut.
- Free-to-Air (FTA): Siaran gratis yang ditangkap menggunakan antena TV digital atau TV analog.
- Over-the-Top (OTT) Siaran berbasis internet yang diakses melalui situs web, aplikasi ponsel, atau perangkat pintar lainnya.
- Satellite/Pay TV: Siaran berbayar via parabola.
TVRI memegang lisensi untuk kategori FTA (Free-to-Air). Artinya, masyarakat Indonesia bisa menonton 104 pertandingan secara gratis sepuasnya. Namun, ini hanya jika penonton menggunakan televisi dengan antena digital (STB/Set Top Box) atau TV analog yang masih menangkap sinyal TVRI Nasional dan TVRI Sport HD.
Terkait siaran pertandingan yang ditayangkan jaringan internet melalui live streaming, sifat internet bersifat global dan tanpa batas geografis. Oleh karenanya, ada pembatasan yang dilakukan untuk menghindari pelanggaran hak siar internasional.
