Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa atau BOPPUJ bersama sejumlah instansi terkait meninjau langsung kondisi Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jumat pagi. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat dampak abrasi dan banjir rob yang selama bertahun-tahun mengancam permukiman warga.
Rombongan yang terdiri dari Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa BOPPUJ, Bapperida Kabupaten Cirebon, DPUTR, DKPP, Camat Losari, serta Pemerintah Desa Ambulu melakukan peninjauan ke sejumlah titik terdampak abrasi dan banjir rob Jumat pagi.
Kuwu Ambulu, Sunaji menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah desa untuk mencari solusi atas persoalan yang terus menghantui warga. Mulai dari pengajuan bantuan ke pemerintah pusat hingga pembangunan tanggul darurat secara mandiri.
Baca Juga:Lahan Tidak Produktif Disulap Jadi Area Tanam Ketahanan Pangan – VideoPolisi Dalami Penyelidikan Dugaan Perampokan Di Gegesik – Video
Pada tahun 2024, pembangunan tanggul permanen sempat direalisasikan di sisi timur permukiman. Namun keterbatasan anggaran membuat pengerjaan baru mencapai sekitar 70 meter dari kebutuhan sepanjang 1,5 kilometer.
Sementara itu, pembangunan tanggul darurat sepanjang 1,43 kilometer yang dilakukan pemerintah desa pada awal 2025 sempat menahan masuknya air laut, namun akhirnya kembali jebol akibat terjangan gelombang pasang.
Perjuangan pemerintah desa membuahkan hasil setelah tim gabungan dari kementerian dan BOPPUJ melakukan peninjauan lapangan pada akhir tahun 2025. Desa Ambulu kini masuk dalam pembahasan Program Strategis Nasional pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di pantai utara Jawa.
Kunjungan lanjutan kembali dilakukan pada April dan Juni 2026 guna memastikan Desa Ambulu tetap menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut.
Meski demikian, realisasi proyek membutuhkan proses panjang karena harus melalui kajian teknis, lingkungan, dan sosial serta membutuhkan investasi yang sangat besar.
Pemerintah Desa Ambulu berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat yang selama bertahun-tahun terdampak abrasi dan banjir rob segera mendapatkan perlindungan permanen.