Harga Pertamax di Cirebon Hari Ini Rp17.000 per Liter, BBM Nonsubsidi Alami Kenaikan Signifikan

SPBU Pertamina
SPBU Pertamina foto : pexels
0 Komentar

Selain faktor harga minyak dunia, perbedaan harga BBM di setiap wilayah juga dipengaruhi oleh biaya distribusi, kondisi geografis, hingga status kawasan tertentu seperti Free Trade Zone (FTZ) yang mendapatkan perlakuan harga berbeda dibanding wilayah reguler.

Pertamax Green 95 Naik Drastis, Turbo Tak Berubah

Dari seluruh varian BBM nonsubsidi, kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamax Green 95 yang melonjak dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter. Artinya, dalam sepekan terakhir, harga Pertamax Green 95 mengalami kenaikan sebesar Rp4.100.

Sementara itu, harga Pertamax Turbo (RON 98) tidak mengalami perubahan dan tetap dijual di angka Rp20.750 per liter. Sebelumnya, pada 1 Juni 2026, Pertamina telah lebih dulu menaikkan harga Pertamax Turbo dari Rp19.900 menjadi Rp20.750 per liter.

Baca Juga:Motor Listrik vs Motor Bensin: Mana Lebih Hemat? Ini Rincian Biaya OperasionalnyaHarga BBM Pertamina Terbaru 11 Juni 2026: Pertalite Rp10.000, Pertamax Turbo Rp19.900

Untuk varian diesel, Dexlite dan Pertamina Dex justru mengalami penurunan harga pada awal Juni lalu. Dexlite turun dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter, sementara Pertamina Dex turun dari Rp27.900 menjadi Rp24.800 per liter.

BBM Subsidi Tetap Aman

Di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi, kabar baiknya adalah harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan masih tetap dan belum mengalami perubahan. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap di angka Rp6.800 per liter.

Pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak ikut naik sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada kendaraan bermotor untuk aktivitas sehari-hari.

Tahukah Anda? Meski mengalami kenaikan, harga Pertamax di Indonesia ternyata masih berada di bawah harga keekonomian. Artinya, harga jual yang ditetapkan Pertamina saat ini masih lebih rendah dibandingkan biaya produksi dan distribusi yang seharusnya. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah dan Pertamina secara berkala melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Di sisi lain, jika dibandingkan dengan harga asli Pertalite yang mencapai Rp18.040 per liter berdasarkan struk transaksi, Pertamax justru terhitung lebih murah sekitar Rp1.790 per liter untuk wilayah Jakarta.

0 Komentar