Kondisi ruas jalan kabupaten di Desa Gagasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi sorotan. Kerusakan yang telah berlangsung puluhan tahun dinilai menghambat aktivitas masyarakat petani dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Pemerintah Desa Gagasari menyebut terdapat dua ruas jalan kabupaten yang kondisinya memerlukan perbaikan segera, yakni ruas Kalipasung–Serang dan Kalipasung–Gedongan.
Kedua ruas jalan tersebut memiliki peran penting sebagai akses utama masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas pertanian dan peternakan. Sedikitnya sekitar 80 hektare lahan pertanian di Desa Gagasari bergantung pada akses jalan tersebut untuk mobilitas hasil produksi.
Baca Juga:Tantangan Nelayan Hadapi Kondisi Cuaca Ekstrem – VideoSMPN 6 Kota Cirebon Siapkan Kuota 352 Calon Siswa Baru – Video
Saat musim hujan, kondisi jalan semakin memprihatinkan. Banyaknya lubang yang tergenang air serta permukaan jalan yang lebih rendah dari bahu jalan membuat jalur tersebut licin dan berisiko menimbulkan kecelakaan.
Keluhan paling banyak datang dari pengguna sepeda motor yang kerap mengalami kesulitan saat melintas, bahkan tidak jarang terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah.
Pemerintah Desa Gagasari mengungkapkan kerusakan pada ruas Kalipasung–Gedongan telah berlangsung selama puluhan tahun dan hingga kini belum pernah mendapatkan perbaikan maupun penanganan dari pemerintah kabupaten.
Sejak tahun 2022, pemerintah desa mengaku telah berulang kali melakukan koordinasi dan mengajukan proposal kepada dinas terkait agar perbaikan jalan segera direalisasikan. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut maupun kepastian waktu pelaksanaan.
Sementara itu, mayoritas keluhan masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah desa masih berkaitan dengan kondisi jalan kabupaten tersebut. Hal ini berbeda dengan jalan desa yang sebagian besar telah dilakukan betonisasi dan berada dalam kondisi cukup baik.
Pemerintah Desa Gagasari berharap pemerintah kabupaten segera meninjau langsung kondisi jalan dan mengalokasikan anggaran perbaikan agar akses transportasi, pertanian, dan perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan aman.