RADARCIREBON.TV – Presenter Ruben Onsu mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Kedatangannya bertujuan untuk berkonsultasi sekaligus melaporkan dugaan pelanggaran hak anak yang berkaitan dengan aktivitas kedua putrinya, Thalia dan Thania.
Ruben menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memastikan hak serta perlindungan bagi anak-anaknya tetap terjaga. Sejumlah persoalan yang disampaikan kepada KPAI berkaitan dengan aktivitas kedua putrinya ketika berada dalam pengasuhan mantan istrinya, Sarwendah.
Ruben Onsu Soroti Aktivitas Live Media Sosial Anak
Salah satu hal yang menjadi perhatian Ruben Onsu adalah keterlibatan Thalia dan Thania dalam siaran langsung atau live media sosial yang memiliki unsur komersial.
Baca Juga:Kuasa Hukum Sarwendah Sebut Ruben Onsu Sudah Tak Menanggung Nafkah Anak Sejak Akhir 2025Ini Alasan dan Isi Gugatan Cerai Ruben Onsu Terhadap Sarwendah
Menurut Ruben, aktivitas tersebut termasuk salah satu poin yang disampaikan kepada KPAI. Ia menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil semata-mata dilakukan demi kepentingan anak.
Permasalahan ini menjadi sorotan karena aktivitas live tersebut diduga berlangsung hingga larut malam, di luar waktu istirahat yang seharusnya dimiliki anak-anak.
Kuasa Hukum Nilai Ada Pelanggaran Hak Tumbuh Kembang Anak
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa anak-anak seharusnya mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Ia menilai penggunaan jam istirahat anak untuk kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan atau aktivitas komersial dapat berdampak pada hak tumbuh kembang mereka.
Persetujuan Orang Tua Dinilai Penting
Minola Sebayang menegaskan bahwa keputusan yang melibatkan anak semestinya tidak hanya memperoleh persetujuan dari ibu, tetapi juga dari ayah sebagai orang tua.
Menurutnya, kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi prioritas utama sehingga setiap aktivitas yang dilakukan perlu mempertimbangkan kondisi fisik maupun psikologis mereka.
Dugaan Risiko Psikis pada Thalia dan Thania
Selain menyoroti durasi aktivitas live, pihak Ruben Onsu juga mengungkap adanya potensi dampak psikologis terhadap kedua anak tersebut.
Paparan Bahasa dan Gestur Dewasa Jadi Sorotan
Minola Sebayang menyebut dalam beberapa sesi live terdapat situasi yang dianggap tidak aman bagi anak-anak. Situasi tersebut berkaitan dengan munculnya bahasa maupun gestur yang dinilai memiliki konotasi dewasa dan kurang pantas untuk disaksikan anak di bawah umur.
