Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon menuai keluhan masyarakat. Pemerintah Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung menilai informasi dari PLN terlambat disampaikan, karena pemadaman sudah terjadi sejak beberapa hari sebelum pengumuman resmi diterbitkan.
Berdasarkan pemberitahuan PLN pada Senin, 22 Juni 2026, sejumlah titik di Kabupaten Cirebon mengalami pemadaman listrik bergilir, di antaranya wilayah Desa Kedungjaya, Kalikoa, SMK Yadika, hingga Jalan Agung Tirtayasa. Namun, Pemerintah Desa Kedungjaya menyebut pemadaman sebenarnya telah terjadi sejak Kamis dan Jumat sebelumnya tanpa ada pemberitahuan resmi kepada pemerintah desa maupun masyarakat.
Sekretaris Desa Kedungjaya, Diva Adelia, menjelaskan bahwa pada hari Jumat pemadaman terjadi dari pagi hingga sore hari. Sementara pada hari sebelumnya, warga juga mengalami gangguan listrik selama tiga jam. Akibat kondisi tersebut, banyak warga mengeluhkan kerusakan peralatan elektronik dan kerugian usaha, terutama para pedagang yang menjual minuman dingin serta produk yang memerlukan alat pendingin.
Baca Juga:Inhouse Training RSUD Waled Persiapan Reakreditasi 2026 – VideoBakti Sosial & Pawai Obor Majelis Al Karomah Jadi Momen Syiar Islam – Video
Diva meminta pihak PLN memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab pemadaman yang terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir, serta segera melakukan perbaikan agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.
Diva menambahkan, Desa Kedungjaya yang memiliki lebih dari 10.000 penduduk merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup besar oleh pemadaman tersebut. Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Desa mengimbau warga untuk menyiapkan cadangan air bersih dan mengamankan peralatan elektronik saat pemadaman berlangsung.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak PLN terkait penyebab gangguan massal ini dan langkah penanganan yang akan dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Cirebon.