Warga Protes Tower BTS Jarak 8 Meter Dari Rumah – Video

Warga Protes Tower BTS Jarak 8 Meter Dari Rumah
0 Komentar

Warga Kedawung Kabupaten Cirebon memprotes keberadaan sebuah menara Base Transceiver Station atau BTS yang berdiri sangat dekat dengan permukiman. Warga mendesak dilakukan uji radiasi, evaluasi perizinan, serta dialog terbuka dengan pihak operator.

Warga Kertawinangaun Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon memprotes keberadaan menara Base Transceiver Station atau BTS yang berdiri sangat dekat dengan permukiman. Salah seorang warga Heru Subagia menyebut rumah yang ditempatinya berada hanya sekitar delapan meter dari fondasi menara BTS yang berlokasi di Jalan Brigjen Darsono By Pass Kedawung Kedawung Kabupaten Cirebon.

Heru menjelaskan, menara ini telah berdiri sekitar enam belas tahun dan dirinya mulai menempati kawasan ini pada tahun dua ribu sepuluh sebagai penyewa, kemudian membeli lahan di belakang menara pada tahun dua ribu lima belas. Setelah mempelajari ketentuan yang berlaku, Heru menilai jarak menara dengan rumahnya terlalu dekat, dan tinggi menara yang diperkirakan mencapai empat puluh meter.

Baca Juga:Peringati Hari Konservasi Alam Nasional, Indocement Perkuat Pelestarian Habitat Satwa – Video‎DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Optimalisasi PAD – Video

Selain menyoroti aspek keselamatan, Heru juga mempertanyakan penambahan perangkat BTS di menara ini. Heru menilai jumlah antena kini bertambah dibandingkan saat pertama kali menyampaikan keberatan beberapa tahun lalu. Keluhan kepada petugas pemasang perangkat dan menyerahkan dokumen yang diminta juga sudah disampaikan, namun hingga kini belum ada penjelasan maupun tindak lanjut dari pihak pengelola menara.

Sementara, warga juga meminta agar dilakukan evaluasi terhadap perizinan, kesesuaian jarak aman menara, serta uji radiasi yang hasilnya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Menurut Heru, langkah evaluasi perizinan penting untuk memberikan kepastian mengenai keamanan dan kesehatan warga yang tinggal di sekitar menara.

0 Komentar