Dalam Rapat Paripurna, DPRD Kota Cirebon mulai mengevaluasi kinerja Pemerintah Kota Cirebon sepanjang Tahun Anggaran 2025. DPRD menyoroti masih tingginya tunggakan pajak yang mencapai sekitar Rp100 miliar, yang dinilai sangat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
DPRD Kota Cirebon menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut di Ruang Griya Sawala Gedung DPRD Kota Cirebon, pada Rabu siang.
Dalam rapat tersebut, DPRD tidak hanya menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kota Cirebon yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut. Namun, sejumlah catatan dan evaluasi kritis juga menjadi perhatian serius para anggota dewan.
Baca Juga:Rumah Warga Terbakar, Diduga Ada Kebocoran Gas Elpiji – VideoTransparansi Koperasi Karya Sentosa Karangsembung Dikeluhkan – Video
Menurut Ketua DPRD, salah satu fokus utama evaluasi adalah optimalisasi PAD, khususnya terkait tunggakan pajak yang hingga kini jumlahnya masih cukup besar. DPRD mencatat nilai akumulasi tunggakan pajak daerah saat ini menyentuh angka sekitar Rp100 miliar.
Dari jumlah tersebut, sekitar 20 persen merupakan limpahan tunggakan pajak dari periode-periode sebelumnya. Sementara itu, sekitar Rp80 miliar atau 80 persen sisanya dinilai masih sangat potensial untuk ditagih dan dapat menjadi tambahan pemasukan yang signifikan bagi kas daerah.
DPRD pun mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan upaya penagihan aktif, termasuk pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang hingga saat ini masih mencatatkan nilai tunggakan cukup besar.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengakui bahwa optimalisasi PAD memang menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini. Pemkot Cirebon tengah terus melakukan kajian mendalam serta langkah-langkah perbaikan taktis untuk meningkatkan penerimaan daerah guna mendukung pembangunan kota ke depan.
Pemerintah Kota Cirebon juga berkomitmen memperkuat strategi pendapatan daerah, agar berbagai potensi yang selama ini belum tergali dapat dimaksimalkan untuk menunjang program pembangunan infrastruktur serta peningkatan pelayanan masyarakat.