RADARCIREBON.TV – Pasar logam mulia dunia kembali bergairah. Setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir, harga emas berhasil bangkit dan menguat pada perdagangan Kamis (Jumat waktu Jakarta). Sentimen positif ini datang setelah data inflasi Amerika Serikat yang dinantikan pasar akhirnya dirilis sesuai ekspektasi.
Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot berhasil naik 0,7% ke level US4.029,09perons,setelahsebelumnyasempatmerosothingga14.029,09perons,setelahsebelumnyasempatmerosothingga1 4.045,20 per ons.
Inflasi AS Jadi Katalis
Data inflasi yang dirilis pemerintah AS menjadi pemicu utama pemulihan harga emas. Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) tercatat naik 4,1% secara tahunan hingga Mei 2026. Angka ini menandai kenaikan tertinggi sekaligus pertama kalinya inflasi PCE kembali menembus level 4% sejak April 2023 .
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 26 Juni 2026: Turun Jadi Rp2.655.000 per Gram, Cek Rincian Lengkapnya!Harga Emas Perhiasan Hari Ini Jumat 26 Juni 2026: Kisaran Rp415.000 Hingga Rp2.235.000 per Gram, Cek Update Le
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, menilai bahwa data yang sesuai dengan proyeksi para ekonom ini cukup meredakan ketegangan pasar. “Data PCE secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar. Hal itulah yang membuat pergerakan harga emas hari ini relatif stabil,” ujar Meger .
Dolar AS Melemah, Emas Makin Menarik
Setelah rilis data inflasi, indeks dolar AS langsung berbalik melemah. Hal ini secara otomatis membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli dari luar negeri. Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga ikut turun, semakin mengurangi daya tarik aset-aset berdenominasi dolar .
Meskipun ada sentimen positif, pelaku pasar masih mencermati kebijakan bank sentral AS. Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada Desember masih berada di kisaran 80%. Meski turun dari 85% sebelum data rilis, angka ini masih cukup tinggi dibandingkan 61% sebelum rapat The Fed pekan lalu .
Emas Sempat Jatuh ke Level Psikologis
Penguatan hari ini menjadi kabar baik setelah sebelumnya harga emas sempat jatuh di bawah level psikologis US$ 4.000 per ons untuk pertama kalinya sejak November 2025. Penurunan tersebut dipicu oleh sikap The Fed yang dinilai lebih agresif dalam rapat kebijakan moneternya .
Logam Mulia Lain Ikut Menguat
Tak hanya emas, logam mulia lainnya juga mencatatkan kenaikan. Harga perak naik 2,2% menjadi US58,68perons.Platinummenguat1,858,68perons.Platinummenguat1,8 1.606,09 per ons, sedangkan palladium melonjak 2,7% menjadi US$ 1.199,47 per ons .
