Puluhan finalis Putra Putri Adipati Kuningan (PPAK) 2026 mengikuti Social Cultural Costume Competition di Pendopo Kabupaten Kuningan pada Jumat siang, 26 Juni 2026. Kompetisi busana ini menjadi salah satu tahapan penting dalam ajang pemilihan Putra Putri Adipati Kuningan Tahun 2026 sebagai sarana bagi generasi muda untuk memperkenalkan sejarah dan legenda daerahnya melalui karya busana kreatif.
Dalam kompetisi tersebut, para finalis menampilkan kostum memukau yang terinspirasi dari sejarah, budaya, dan legenda di kecamatan asal mereka masing-masing. Founder Putra Putri Adipati Kuningan, Aditya Toharuddin, menjelaskan bahwa ajang ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, namun juga menjadi wadah penjarangan potensi generasi muda Kuningan yang akan dibina untuk berkiprah di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
Sejak tahap audisi awal, sebanyak 51 pendaftar telah mengikuti seleksi ketat hingga akhirnya terpilih 10 pasang finalis putra dan putri. Seluruh finalis tersebut kini telah menjalani berbagai rangkaian kegiatan komprehensif, mulai dari masa karantina, penguatan karakter, uji kemampuan fisik, hingga kompetisi budaya dan sosial.
Baca Juga:Talaga Biru Cicerem Hadirkan Wahana Kayak Transparan – VideoSPMB Tahap 1 SMP Negeri Diumumkan – Video
Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Aris Susandi, mengapresiasi penuh penyelenggaraan ajang tersebut. Menurutnya, kegiatan yang digagas oleh pemuda secara mandiri ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Kuningan memiliki potensi besar dalam mempromosikan daerah melalui kreativitas dan prestasi.
Malam Grand Finale Putra Putri Adipati Kuningan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli mendatang di Student Center Iman Hidayat Universitas Kuningan (Uniku). Para pemenang nantinya akan dipersiapkan secara matang untuk mengikuti berbagai ajang di tingkat yang lebih tinggi.