RADARCIREBON.TV – Banyak pengguna mengira usia HP Android hanya dihitung dari lamanya perangkat digunakan sejak dibeli. Padahal, usia sebuah smartphone Android juga ditentukan oleh masa dukungan resmi yang diberikan pabrikan, termasuk pembaruan sistem operasi dan keamanan. Karena itu, mengetahui cara cek sisa umur HP Android menjadi penting agar perangkat tetap aman dan nyaman digunakan.
Setiap ponsel Android memiliki masa dukungan tertentu atau yang dikenal sebagai end of life (EOL). Setelah melewati periode tersebut, perangkat memang masih bisa digunakan, tetapi tidak lagi menerima pembaruan sistem maupun keamanan secara rutin. Akibatnya, risiko terhadap celah keamanan dan serangan malware akan semakin meningkat.
Apa yang Dimaksud dengan Usia HP Android?
Usia HP Android tidak hanya mengacu pada kapan perangkat dibeli, tetapi juga mencakup tanggal peluncuran serta lama dukungan perangkat lunak dari produsennya.
Baca Juga:Samsung Galaxy A27 5G Hadir! Bawa Kamera OIS 50 MP, AI Canggih, Update Android 6 TahunCara Cek Sisa Umur HP Android, Beda Merek Beda Masa Dukungan, Waspada Risiko Keamanan
Setiap merek memiliki kebijakan yang berbeda mengenai durasi pembaruan. Beberapa smartphone kelas atas mendapatkan masa dukungan lebih lama dibandingkan perangkat kelas menengah.
Sebagai contoh, Samsung Galaxy S26 dan seri terbaru Google Pixel disebut dapat memperoleh pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh tahun. Sementara itu, beberapa model kelas menengah dari Xiaomi dan Motorola umumnya mendapatkan dukungan sekitar tiga tahun sejak perangkat dirilis.
Jenis Pembaruan yang Diterima HP Android
Pembaruan perangkat Android pada umumnya terbagi menjadi dua jenis utama. Keduanya memiliki fungsi berbeda namun sama-sama penting untuk menjaga performa dan keamanan smartphone.
1. Pembaruan Versi Android
Pembaruan ini dirilis setiap tahun oleh Google dan membawa berbagai peningkatan, mulai dari fitur baru, penyempurnaan sistem, hingga perubahan pada antarmuka.
Jika perangkat tidak lagi menerima pembaruan versi Android, beberapa aplikasi terbaru berpotensi tidak kompatibel dengan sistem operasi yang lebih lama.
2. Pembaruan Keamanan
Selain pembaruan sistem operasi, Google dan produsen smartphone juga rutin merilis pembaruan keamanan sepanjang tahun.
Update ini bertujuan untuk menutup celah keamanan, memperbaiki bug, serta melindungi perangkat dari ancaman malware maupun upaya peretasan. Tanpa pembaruan tersebut, tingkat keamanan ponsel akan terus menurun meski secara tampilan masih berfungsi normal.
