Bagi driver, kebijakan ini menjadi bentuk penghargaan atas waktu dan usaha yang mereka curahkan, sementara bagi pelanggan, aturan baru ini menjadi dorongan untuk lebih konsisten dalam menggunakan layanan setelah melakukan pemesanan.
Tahukah Anda? Kebijakan biaya pembatalan sebenarnya sudah umum diterapkan oleh berbagai platform transportasi online di berbagai negara. Di Indonesia, Gojek menjadi salah satu pionir yang memberlakukan kebijakan ini untuk melindungi mitra driver dari kerugian akibat pembatalan mendadak. Sebelumnya, banyak driver yang mengeluhkan waktu dan biaya yang terbuang ketika pelanggan membatalkan pesanan setelah mereka menempuh jarak jauh atau menunggu lama. Dengan kebijakan ini, diharapkan angka pembatalan mendadak dapat berkurang dan pengalaman berkendara bagi kedua belah pihak menjadi lebih baik.
