Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, menilai konsep permakultur sangat sesuai untuk diterapkan di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, sistem pertanian berkelanjutan tersebut menjadi bagian krusial dalam mendukung target ketahanan pangan nasional.
Saat melakukan agenda reses di wilayah Cirebon, Rokhmin Dahuri memaparkan bahwa Kabupaten Cirebon yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan sangat membutuhkan pengelolaan lahan secara berkelanjutan. Konsep permakultur dinilai menjadi solusi tepat untuk menjaga ekosistem pangan lokal.
Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi sektor agraria saat ini adalah masih masifnya alih fungsi lahan pertanian dan perikanan menjadi kawasan permukiman, infrastruktur, maupun kawasan industri. Oleh karena itu, perlindungan terhadap lahan produktif harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah maupun pusat.
Baca Juga:Tradisi Jamasan Pusaka di Padepokan Jejer Djati – VideoPeluang Investasi Emas di Tengah Tantangan Ekonomi – Video
Selain menjaga luasan lahan pertanian yang tersisa, Rokhmin juga mendorong para petani dan pembudi daya ikan untuk mulai beralih memanfaatkan teknologi modern.
Ia menjelaskan bahwa kombinasi antara penerapan permakultur, vertical farming, smart agriculture, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan drone dapat mendongkrak produktivitas hasil panen secara signifikan sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa perlindungan lahan produktif dan digitalisasi teknologi pertanian harus berjalan beriringan secara konsisten. Tanpa adanya kedua langkah strategis tersebut, target swasembada pangan nasional dinilai akan sulit dicapai dalam jangka panjang.