RADARCIREBON.TV- Nasib sial tampaknya sedang akrab dengan Lucas Paqueta. Gelandang Timnas Brasil ini mengalami malam yang benar-benar apes saat membela negaranya melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Bagaimana tidak? Paqueta sukses jadi “korban” kebrutalan rekan setimnya sendiri sebanyak dua kali!
Dalam laga yang digelar di Houston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB, Paqueta sebenarnya dipercaya turun sejak menit awal oleh sang pelatih.
Baca Juga:Ronaldo Nazario Angkat Topi! Messi Pecahkan Rekor Piala Dunia, Mbappe Disebut Mirip R9Resmi! Potongan Komisi Ojol Maksimal 8 Persen, Taksi Online Belum Berlaku
Namun, baru 10 menit laga berjalan, petaka pertama langsung datang menghampiri pemain West Ham United ini.
Saat Brasil sedang asyik membongkar pertahanan rapat Jepang, Bruno Guimaraes melepaskan sepakan roket yang sangat keras ke arah gawang.
Apesnya, bola hasil tendangan gledek itu bukannya meluncur ke jala lawan, melainkan malah menghantam telak wajah Paqueta yang berdiri di jalur bola.
Paqueta pun langsung ambruk di dalam kotak penalti. Lucunya, Guimaraes sempat tidak sadar dan malah mengangkat tangan meminta penalti ke wasit, mengira bola mengenai tangan pemain Jepang. Padahal, yang dia “tembak” adalah muka temannya sendiri.
Seolah belum cukup menderita, setelah sempat bangkit dan melihat gawang Brasil kebobolan oleh gol Kaishu Sano, Paqueta kembali kena apes di menit ke-34. Kali ini giliran Casemiro yang membuatnya meringis.
Niat hati ingin menyapu bola liar, kaki Casemiro justru mendarat telak di kaki Paqueta. Injakan keras itu bahkan sampai membuat gelandang berusia 28 tahun tersebut terjungkal dan terpelanting di lapangan.
Dihantam dua insiden fisik dari rekan setimnya dalam kurun waktu singkat rupanya membuat kondisi Paqueta drop.
Baca Juga:Kapten Cape Verde, Ryan Mendes Diselidiki atas Kasus Dugaan Pemerkosaan, FIFA Buka SuaraRobert Lewandowski Resmi Tinggalkan Barcelona, Pilih Gabung Chicago Fire dengan Gaji Fantastis
Memasuki akhir babak pertama, ia mulai kesakitan dan akhirnya terpaksa ditarik keluar setelah turun minum untuk digantikan oleh Endrick.
Untungnya, pengorbanan dan “penderitaan” Paqueta tidak sia-sia. Brasil sukses bangkit di babak kedua dan membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol Gabriel Martinelli dan sang “pelaku penginjakan”, Casemiro.
Lewat kemenangan dramatis ini, Tim Samba dipastikan mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sementara Paqueta mungkin harus mandi kembang sepulang dari stadion agar nasib sialnya hilang.
