RADARCIREBON.TV – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat jaringan distribusi energi nasional guna memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
Hingga akhir 2025, Pertamina mengoperasikan 15.380 titik penyaluran BBM serta 273.388 pangkalan LPG yang tersebar di 38 provinsi. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung distribusi energi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Selain memperluas jaringan distribusi, Pertamina juga menjalankan Program BBM Satu Harga untuk menghadirkan akses energi yang lebih merata di wilayah 3T. Sejak 2017 hingga 2025, perusahaan telah menghadirkan 588 lembaga penyalur BBM Satu Harga, sehingga masyarakat di daerah terpencil dapat memperoleh BBM dengan harga yang setara dengan wilayah lainnya di Indonesia.
Baca Juga:Harga BBM Pertamina Hari Ini 22 Juni 2026: Pertamax dan Pertamax Green Naik, Subsidi TetapHarga BBM Pertamina Terbaru 11 Juni 2026: Pertalite Rp10.000, Pertamax Turbo Rp19.900
Upaya pemerataan energi juga diperkuat melalui keberadaan 6.703 Pertashop yang melayani masyarakat di wilayah yang belum memiliki SPBU. Sementara untuk distribusi LPG bersubsidi, Program One Village One Outlet (OVOO) telah menjangkau lebih dari 70 ribu desa dan kelurahan, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh LPG 3 kilogram.
Kelancaran distribusi energi antarpulau turut didukung armada logistik yang besar. Sepanjang 2025, Pertamina mengoperasikan 481 armada kapal yang terdiri dari kapal tanker, floating storage offloading (FSO), dan kapal pendukung lainnya untuk memastikan pasokan BBM maupun LPG tetap terjaga di seluruh wilayah Nusantara.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan, tetapi juga kemampuan menghadirkan energi hingga ke seluruh pelosok Indonesia. Karena itu, perusahaan terus memperkuat infrastruktur dan jaringan distribusi agar layanan energi semakin mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, setiap liter BBM dan setiap tabung LPG yang diterima masyarakat merupakan hasil kerja sistem logistik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Melalui sinergi berbagai lini bisnis, Pertamina berkomitmen memperluas akses energi yang andal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
