BBWS Cimancis Dan BMKG Gelar Rakor Hadapi Kemarau – Video

BBWS Cimancis Dan BMKG Gelar Rakor Hadapi Kemarau
0 Komentar

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung mulai melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menghadapi musim kemarau dan risiko bencana kekeringan. Salah satu upayanya adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama BMKG, Dinas Pertanian, BPBD, serta instansi terkait lainnya di wilayah kerja BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk merumuskan strategi menjaga ketersediaan air baku.

Rapat koordinasi yang digelar secara virtual ini bertujuan untuk memetakan prediksi kemarau panjang serta meminimalisasi dampak kekeringan agar tidak menimbulkan masalah yang signifikan di masyarakat.

Berdasarkan data prediksi dari BMKG, curah hujan diperkirakan akan semakin menipis hingga bulan September mendatang. BMKG juga telah memetakan sejumlah daerah yang masuk dalam kategori rawan kekeringan, mulai dari wilayah Hulu hingga Hilir, meliputi Kabupaten Garut, Sumedang, Indramayu, Majalengka, Kuningan, serta Kabupaten dan Kota Cirebon.

Baca Juga:KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Data Pemilih – VideoBPP Susukan Melakukan Pengendali Hama Pertanian – Video

Sejak pertengahan Juni 2026, BBWS Cimanuk-Cisanggarung sudah mulai mengakselerasi aksi nyata di lapangan untuk menghadapi musim kemarau dan fenomena El Nino. Langkah awal yang dilakukan adalah mengidentifikasi kondisi ketersediaan air permukaan maupun air tanah. Selain itu, optimalisasi pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) juga terus ditingkatkan, di antaranya melalui pengaturan operasi tampungan air di sejumlah waduk dan situ, melakukan monitoring dan pembaruan (updating) alokasi air secara real-time harian, serta mengatur pola dan jadwal tanam pada Daerah Irigasi (DI).

Upaya mitigasi tersebut juga didukung oleh kesiapsiagaan operasional sarana dan prasarana penunjang. Pihak BBWS telah menyiagakan armada mobil tangki, mobil pompa, mesin pompa air, hingga teknologi pompa air tenaga surya. Langkah jangka panjang seperti pembuatan sumur bor baru dan penyiapan pompa air darurat untuk pasokan (supply) tambahan juga terus dikebut.

Di samping itu, BBWS Cimanuk-Cisanggarung tengah melakukan rehabilitasi jaringan irigasi secara masif pada Tahun Anggaran 2026. Proyek ini bersumber dari dana stimulus Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, yang difokuskan pada perbaikan sistem irigasi air permukaan dan irigasi air tanah guna mengamankan sektor pertanian warga.

0 Komentar