Oknum Satpol PP Cirebon Diperiksa Internal Usai Terlibat Keributan Di Pertunjukan Sandiwara – Video

Oknum Satpol PP Cirebon Diperiksa Internal Usai Terlibat Keributan Di Pertunjukan Sandiwara
0 Komentar

Video viral yang menyebut keterlibatan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Cirebon berinisial S dalam keributan saat pertunjukan sandiwara di Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, berujung pada pemeriksaan internal. Satpol PP memastikan persoalan di lokasi telah diselesaikan secara kekeluargaan, sementara terhadap anggota yang bersangkutan tetap dilakukan proses sesuai kode etik.

Video viral yang menyebut keterlibatan oknum anggota Satpol PP Kabupaten Cirebon berinisial S dalam keributan saat pertunjukan sandiwara di Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, berujung pada pemeriksaan internal. Keributan terjadi saat pertunjukan hiburan rakyat sandiwara dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu malam, 15 Agustus 2026.

Peristiwa bermula ketika terdapat permintaan agar lagu tertentu dimainkan dalam pertunjukan. Permintaan tersebut kemudian berkembang menjadi perdebatan hingga memicu keributan. Keributan yang terjadi di tengah pertunjukan tersebut turut menyebabkan sejumlah peralatan gamelan milik kelompok sandiwara mengalami kerusakan.

Baca Juga:Prof. Rokhmin Dahuri Jadi Inspektur Upacara HUT RI Ke-81 DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon – VideoUpacara Kemerdekaan RW 17 Ciremai Giri Tanamkan Nilai Perjuangan Bangsa – Video

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Cirebon, mengatakan pihaknya telah melakukan pemanggilan dan meminta klarifikasi dan pemeriksaan terhadap anggota berinisial S. Dari hasil penanganan di lapangan, persoalan antara pihak-pihak yang terlibat telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui pendekatan restorative justice.

Pemeriksaan dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur dan ketentuan kode etik Satpol PP. Satpol PP juga menegaskan bahwa tindakan S dalam peristiwa tersebut merupakan persoalan pribadi dan tidak mewakili institusi.

S diketahui merupakan warga Desa Kalikoa dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Penjabat Kuwu Desa Kalikoa. Kehadirannya dalam pertunjukan pada malam kejadian disebut dalam kapasitas sebagai warga setempat, bukan sebagai perwakilan Satpol PP Kabupaten Cirebon.

Pasca kejadian, Satpol PP Kabupaten Cirebon berencana memperkuat pembinaan terhadap seluruh anggota. Pembinaan dilakukan untuk memastikan setiap personel mampu menjaga sikap dan perilaku saat berada di tengah masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga citra Satpol PP sebagai institusi pelayanan masyarakat agar setiap anggota dapat memberikan contoh serta membangun hubungan yang positif dengan warga.

0 Komentar