RADARCIREBON.TV – Kebakaran besar yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari keenam pada Minggu (5/7/2026) dan masih menyisakan titik api di beberapa lokasi. Untuk mempercepat proses pemadaman, pemerintah memutuskan untuk mengerahkan dua unit helikopter water bombing tambahan, sehingga total menjadi empat helikopter yang beroperasi di lokasi kejadian .
Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menyatakan bahwa penambahan armada udara ini menjadi bagian dari strategi pemadaman yang lebih masif dan terpadu. Langkah ini diambil setelah pemantauan menggunakan thermal drone menunjukkan bahwa api masih berkobar di bawah permukaan timbunan sampah, sehingga memerlukan penanganan khusus .
Penambahan Helikopter untuk Percepat Pemadaman
Awalnya, dua helikopter water bombing dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api dari udara. Namun, karena luasnya area terdampak yang mencapai sekitar 18 hektare dan api yang terus membara di kedalaman tumpukan sampah, pemerintah menambah dua helikopter lagi pada Senin (6/7/2026) . Dengan tambahan ini, total ada empat helikopter yang secara bergantian melakukan penyiraman air di titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat .
Baca Juga:Pengen Foto Kayak Lagi Naik Helikopter? Yuk Coba Prompt Gemini AI Ini, Dijamin Keren dan Bagus!Helikopter Jatuh di Himalaya Saat Antar Peziarah Hindu, 7 Orang Tewas
“Helikopter sebelumnya sudah dua terus menyiram air. Sekarang ada tambahan dua lagi jadi empat helikopter,” ujar Menteri Jumhur Hidayat di lokasi kejadian . Ia optimistis dengan penambahan armada ini, proses pemadaman akan berjalan lebih cepat dan efektif.
Titik Api Kian Mengecil, Manggala Agni Dikerahkan
Selain penguatan operasi udara, upaya pemadaman dari darat juga terus dioptimalkan. Petugas gabungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Manggala Agni menerapkan metode injeksi untuk memadamkan api di bawah timbunan sampah .
Metode ini dilakukan dengan memasukkan pipa ke dalam tumpukan sampah, lalu menyemprotkan air langsung ke sumber api di bawah permukaan . Berkat kerja keras seluruh tim, titik api yang awalnya mencakup 70 persen area terdampak, kini berhasil dipadamkan dan menyisakan sekitar 3,6 persen atau sekitar 1,68 hektare area yang masih membara .
Pemadaman Darat dan Operasi Modifikasi Cuaca
Menteri Jumhur menyebutkan bahwa proses pemadaman ini memerlukan metode yang beragam, mulai dari water bombing menggunakan helikopter hingga injeksi air ke dalam timbunan sampah . Ia juga menjelaskan bahwa penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin melibatkan berbagai instansi, termasuk BNPB dan Kementerian Kehutanan .
